Sungai Cipete Raya di Kampung Babakan Dipenuhi Sampah Plastik

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Aliran Sungai Cipete Raya di Kampung Babakan, Kelurahan Mustika Sari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, kondisinya memprihatinkan.

Sepanjang aliran sungai yang mengecil itu digenangi oleh tumpukan sampah plastik yang diduga sengaja dibuang ke lokasi, sehingga menjadikan aliran air tersendat dan mengkhawatirkan.

Pantauan Cendana News di lokasi, tidak berjauhan dari Perum Mayang Pratama Blok A RT 004 RW 002 Kampung Babakan sungai dipenuhi oleh berbagai jenis sampah rumah tangga yang mayoritas berbahan plastik.

Atas kondisi tersebut warga di sekitar lokasi, mengaku khawatir. Karena saat ini menjelang memasuki musim hujan, mereka trauma terjadi banjir seperti awal tahun 2020 lalu. Atas kondisi itu mereka mengaku sudah melapor ke kelurahan tapi hanya dilihat saja.

“Saat ini kondisi sampah menutupi aliran sungai, mengakibatkan Sungai Cipete Raya mampet. Belum ada pembersihan pengangkatan sampah yang menghambat aliran sungai,” ujar Poniman, warga kompleks Perum Mayang Pratama Blok A RT 004 RW 002, Kampung Babakan kepada Cendana News, Rabu (30/9/2020).

Sungai Cipete Raya adalah sungai alami yang memiliki hulu di wilayah Bantargebang. Dulu berfungsi sebagai pengairan semacam irigasi bagi sawah petani di wilayah Mustika Jaya. Sungai tersebut melintasi beberapa kompleks seperti Pondok Timur.

Poniman mengatakan, selain dipenuhi sampah, juga terjadi penyempitan alur. Hal itu selain akibat bangunan permanen juga disebabkan oleh gorong-gorong jalan terjadi banyak endapan.

“Harusnya ada upaya seperti sidat agar gorong-gorong di bawah jembatan alirannya lancar. Karena terjadi pendangkalan dan banyak tumpukan sampah. Kami khawatir, terjadi banjir jika dibiarkan,” ujarnya.

Kekhawatiran juga diakui warga lainnya akibat Sungai Cipete yang menyempit, bagian jembatan dipenuhi sampah, mereka mengaku khawatir jika terjadi musim hujan air juga akan merendam kompleks kediaman mereka.

“Awal tahun lalu, air masuk ke kompleks kami. Padahal selama ini, tidak pernah. Aliran Sungai Cipete juga biasa buat kami, bisa mengairi sawah,” ungkap Uton, warga lainnya.

Dia berharap, ada pembersihan dan penertiban di sepanjang aliran Sungai Cipete Raya.

Lihat juga...