Tahwa, Menu Sehat yang Lembut dan Menghangatkan

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Tahwa atau kembang tahu, dikenal sebagai makanan yang menghangatkan tubuh. Dibuat dari susu kedelai dan kuah jahe, makanan ini menjadi menu sarapan pagi yang menyegarkan.

Lukman, pedagang tahwa menyebut kuliner tersebut menjadi favorit bagi pelanggannya selama belasan tahun ini. Setiap hari, ia mendorong gerobak menjual tahwa dan sejumlah kue tradisional lain di Jalan Yos Sudarso,Teluk Betung, Bandar Lampung.

“Tahwa kerap disediakan sebagai menu pengganti nasi. Sebagai kue yang berbahan kedelai, jahe dan bubuk, agar-agar, tekstur lembutnya cocok untuk kondisi lambung kala pagi hari. Bentuknya seperti bubur sumsum dengan taburan kuah jahe, sehingga menu tersebut akrab disebut wedang tahu,” kata warga Teluk Betung itu, saat ditemui Cendana News, Sabtu (12/9/2020).

Lukman, menjual kue tahwa kuah jahe merah seharga Rp10.000 dan sejumlah kue tradisional lain dengan harga mulai Rp5.000, Sabtu (12/9/2020). -Foto: Henk Widi

Menurutnya, kelembutan tahwa merupakan perpaduan susu kedelai dan bahan lainnya. Bersama sang istri, ia membuat tahwa saat subuh sehingga bisa dijual keliling dengan gerobak sejak pagi hingga siang. Sebagai kuliner yang menghangatkan badan, tahwa banyak diburu konsumen untuk menjaga stamina tubuh. Terlebih saat penghujan, permintaan tahwa penghangat badan meningkat.

“Konsumen kerap menyantap tahwa yang diberi kuah jahe untuk pengganti nasi. Bagi yang memiliki masalah pencernaan pada lambung, kelembutan tahwa bisa menjadi alternatif menggantikan nasi,” terang Lukman.

Lukman mengaku, sekali keliling ia membawa tahwa sebanyak lima kilogram. Tahwa telah dikemas dalam wadah khusus, selanjutnya akan diberi kuah jahe saat konsumen membelinya. Bagi konsumen yang akan menyantap langsung, ia menyediakan mangkuk dan sendok.

Proses pembuatan tahwa, disebut Lukman dikerjakan olehnya bersama sang istri. Bahan utama pembuatan tahwa berupa susu kedelai. Susu kedelai atau dikenal fusui sebutan di pulau Bangka tempat asalnya juga dijual sebagai minuman.

“Bahan dasarnya kedelai, namun sudah diolah menjadi susu selanjutnya dibuat menjadi kembang tahu,” bebernya.

Selain susu kedelai, bahan yang diperlukan berupa gula pasir, agar-agar bubuk dan garam. Pembuatan diawali dengan perebusan susu kedelai hingga mendidih. Campurkan agar-agar bubuk, garam dan gula sembari diaduk.

Setelah tercampur sempurna, bahan tersebut didinginkan. Tahwa yang telah beku menyerupai bubur sumsum siap disendok dan dicampur kuah jahe.

Bahan kuah jahe untuk pelengkap menyantap tahwa dipilih jenis jahe gajah. Kuah jahe dibuat dari jahe gajah, gula pasir, daun pandan, daun jeruk, kayu manis, garam. Semua bahan tersebut direbus hingga mendidih dan menimbulkan aroma wangi. Setelah matang, air rebusan akan disaring hingga menghasilkan cairan bening.

“Semua bahan tahwa saya pisah, lalu akan disatukan saat ada konsumen membelinya,” cetus Lukman.

Satu porsi tahwa atau kembang tahu, dijual seharga Rp10.000. Sebagai menu yang lembut dan menghangatkan, tahwa kerap disantap dengan potongan roti dan kacang goreng. Membawa sebanyak lima kilogram tahwa setiap hari, ia bisa menjual hingga 50 porsi. Dijual Rp10.000 membuat ia bisa mendapat omzet Rp500ribu, belum termasuk kue lainnya.

Lestari, pedagang tahwa di pasar Gudang Lelang, Teluk Betung mengaku menjual tahwa dengan sistem cup. Persis seperti saat menjual bubur sumsum, tahwa telah dikemas untuk dibeli pelanggan. Menjual tahwa bersama sejumlah kue tradisional lain kerap menyediakan kebutuhan nelayan, tukang ojek dan pekerja informal di pasar tersebut.

Tahwa yang lembut,menghangatkan badan menjadi pilihan konsumen. Sebab, lokasi pasar yang dekat dengan laut saat musim angin Barat didominasi angin kencang. Tahwa yang disajikan dengan kuah jahe memiliki khasiat menghangatkan badan dan menjaga stamina. Sejumlah nelayan yang turun melaut memilih tahwa sebagai pengganti nasi saat sarapan.

“Konsumen memilih tahwa untuk pengganjal perut, karena tekstur lembut namun mengenyangkan,” beber Lestari.

Nory, salah satu pelanggan tahwa, menyebut kerap membeli kue tersebut untuk putrinya. Tahwa yang terbuat dari susu kedelai diakui memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Protein nabati dari susu kedelai sangat cocok untuk menambah energi kala pagi hari. Kuah jahe yang dicampurkan pada kembang tahu, cocok untuk menghangatkan badan dalam kondisi cuaca tidak menentu.

Lihat juga...