Tekan Penyebaran Covid-19, Aparat Gabungan Lamsel Galakkan Razia

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Pendisplinan protokol kesehatan (Prokes) terus dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19. Sejumlah akses masuk perbatasan antar-wilayah terus dipantau oleh personel gabungan agar masyarakat mematuhi penggunaan masker.

Niko, personel Satpol PP Pemkot Bandar Lampung menyebut personel TNI, Polri, Satpol PP rutin gelar razia di sejumlah jalur protokol.

Personel gabungan rutin melalukan razia untuk mengingatkan masyarakat mematuhi prokes. Lokasi penjagaan dilakukan pada perbatasan masuk kota Bandar Lampung dari wilayah Lamsel, Pesawaran dan Metro. Pelanggaran kedisiplinan memakai masker diberi sanksi hukuman fisik push up, sit up hingga jalan jongkok. Sebagian diminta menghapal Pancasila.

Kepatuhan masyarakat dalam memakai masker menurut Niko mulai meningkat. Meski demikian sebagian warga dengan kendaraan roda dua tidak memakai masker dengan alasan lupa, tertinggal di rumah. Sanksi hukuman dan membeli masker di sekitar lokasi razia membuat warga mematuhi prokes. Razia rutin dilakukan sejak pagi hingga dini hari dengan pembagian tugas sesuai shift.

“Personel gabungan disiagakan pada pagi hari hingga siang, siang hingga sore dan malam hingga dini hari untuk pendisiplinan protokol kesehatan memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” terang Niko saat ditemui Cendana News, Kamis (10/9/2020).

Pendisiplinan prokes penggunaan masker terus dilakukan pada sejumlah titik. Selain akses jalan perbatasan antar wilayah, pusat perbelanjaan modern, pasar tradisional terus dipantau. Sejumlah pusat perbelanjaan yang diperbolehkan buka untuk kebutuhan pokok tetap menerapkan prokes. Pengunjung dipindai dengan thermoscanner, wajib cuci tangan dan pakai masker.

Pendisiplinan prokes pada akses keluar masuk provinsi Lampung juga diperketat pada pelabuhan Bakauheni, Lamsel. Suwoyo, koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang wilker Bakauheni menyebut tetap melakukan pemantauan pelaku perjalanan. Penumpang yang akan menyeberang dari Sumatera ke Jawa terutama Jakarta diwajibkan memiliki kartu kewaspadaan kesehatan.

Suwoyo, koordinator pelayanan kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang wilker Bakauheni saat melakukan pengamatan alat thermoscanner di terminal eksekutif Bakauheni, Kamis (10/9/2020) – Foto: Henk Widi

Kartu yang dikenal dengan electronic Health Alert Card (eHAC) tersebut bisa diunduh dari play store. Aplikasi berbasis elektronik itu sebagai kewaspadaan bagi petugas terutama bagi calon penumpang yang berasal dari zona merah. Screening dilakukan dengan memindai kode batang pada aplikasi sehingga mengetahui riwayat perjalanan pemilik e-HAC.

“Penumpang sempat dilonggarkan tanpa harus melakukan rapid test, membawa surat kesehatan namun tingginya kasus Covid-19 pengetatan kembali dilakukan,” beber Suwoyo.

Kasus Covid-19 di wilayah Lampung yang terkonfirmasi positif hingga Kamis (10/9) mencapai 466 orang. Sebanyak 351 orang dinyatakan sembuh dan 21 orang meninggal dunia. Namun adanya rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, KKP telah melakukan antisipasi. Bagi pelaku perjalanan terutama dari wilayah Jakarta dan akan masuk Jakarta wajib memiliki eHAC.

Pendisplinan protokol kesehatan di wilayah pelabuhan Bakauheni disebutnya masih berjalan. Sistem pembelian tiket secara online melalui aplikasi www.ferizy.com menurutnya menghindari kontak fisik. Pelaku perjalanan yang akan menyeberang memakai kapal wajib memesan tiket dua jam sebelum keberangkatan.

“Waktu yang ada bisa digunakan untuk melengkapi dokumen yang diperlukan untuk perjalanan salah satunya kartu kewaspadaan kesehatan,” cetusnya.

Antisipasi pelaku perjalanan masuk dan keluar Lampung, alat thermoscanner telah disiapkan. Alat pemindai tersebut akan mendeteksi suhu tubuh penumpang yang akan naik dan turun kapal. Tanpa harus dekat dengan pelaku perjalanan petugas bisa memantau suhu tubuh. Saat ditemukan pelaku perjalanan memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat celcius akan dilakukan observasi pada ruangan khusus.

“Sebelum masuk area pelabuhan petugas dibekali thermogun memindai suhu tubuh, meminta cuci tangan dan pakai masker sesuai prokes,” cetusnya.

Hendrik, salah satu penyedia jasa penjualan tiket online menyebut saat ini belum ada aturan pelaku perjalanan wajib rapid test. Namun dengan adanya rencana PSBB di ibukota Jakarta ia menyarankan pelaku perjalanan mengunduh aplikasi eHAC.

Hendrik (kiri) melayani pembelian tiket kapal secara online di Jalan Lintas Sumatera KM 2 Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (10/9/2020) – Foto: Henk Widi

Aplikasi berbasis android tersebut sangat diperlukan sebelum bepergian. Selain aplikasi pembelian tiket ia membantu calon penumpang kapal mengunduh aplikasi eHAC.

Lihat juga...