Teknologi Microbubble Generator Percepat Panen Ikan Air Tawar

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Sejumlah mahasiswa UGM berhasil menemukan startup teknologi perikanan berupa microbubble generator yang dapat berfungsi meningkatkan kualitas air kolam bagi para pembudidaya ikan air tawar.

Teknologi yang memanfaatkan Internet-of-Things (IoT) sebagai sensor untuk mengaktifkan microbubble generator secara otomatis ini, diklaim mampu meningkatkan jumlah oksigen terlarut dalam air. Sehingga membuat pertumbuhan ikan akan lebih baik dan mempersingkat masa panen.

Inovasi teknologi yang dilakukan Tim Banoo UGM ini bahkan mampu memenangi ajang Ikon Apresiasi Prestasi Pancasila yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 29 Agustus 2020 lalu.

Salah seorang mahasiswa, Lakshita Aliva Zein, mengatakan, karya inovasi yang mereka kembangkan ini menerapkan Teknologi MBG dan telah dirintis sejak 2018 lalu. Keberadaan teknologi ini diharapkan mampu menjadi solusi dari permasalahan yang ada di pembudidaya ikan soal ketersediaan oksigen dalam air.

”Kita harapkan inovasi Banoo dinilai memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Indonesia dan membantu sektor perikanan secara makro,” ujarnya, Selasa (15/9/2020).

Sebelumnya kata Lakshita teknologi ini sudah diaplikasikan dan dirasakan manfaatnya oleh kelompok pembudidaya ikan Varia Mina Makmur dari Dusun Pereng Dawe.

Selain itu, Banoo juga telah menuai berbagai prestasi, termasuk meraih penghargaan People’s Choice Awaed di Cisco Global Problem Solver Challenge 2019 dan menjadi finalis di kompetisi global yaitu Thougt For Food dan MIT Suistainable Food Systems Challenge 2020.

Adapun ke 5 mahasiswa dan alumni tersebut yakni Lakshita Aliva Zein (Perikanan 2016), Fajar Sidik Abdullah Kelana (Teknik Mesin 2012), Azellia Alma Shafira (Manajemen 2016), Muhammad Adlan Hawari (Elektronika dan Instrumentasi 2015), dan Fakhrudin Hary Santoso (Perikanan 2015).

Lihat juga...