Tersangka Korupsi IUP OP Tambang Bauksit yang Ditahan Kejati Kepri Bertambah

Tersangka kasus korupsi izin tambang bauksit dibawa ke rumah tahanan dari Kantor Kejati Kepri, Rabu (2/9/2020) – Foto Ant

TANJUNGPINANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) menahan lagi dua orang tersangka dugaan kasus korupsi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) bauksit di Kabupaten Bintan tahun 2018-2019.

Keduanya adalah, Persero Komanditer CV Buana Sinar Khatulistiwa yang sekaligus pejabat di lingkungan Pemkot Tanjungpinang, Bobby Satya Kifana (35), dan Direktur Gemilang Sukses Abadi, Andi Arief Rate (51).

“Iya betul, keduanya mulai ditahan hari ini di rumah tahanan (Rutan) Kelas I Tanjungpinang, untuk menjalani proses hukum selanjutnya,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Kepri, Ali Rahim, Senin (7/9/2020).

Asisten Tindak Pidana Khusus (Asispidsus) Kejati Kepri, Wagiyo menyatakan, penahanan terhadap kedua tersangka dilakukan setelah cukup alat bukti. Salah satunya adalah pasal yang disangkakan kepada tersangka telah memenuhi syarat untuk dilakukan penahanan, sebagaimana diatur dalam UU No.20/2001, tentang Tindak Pidana Korupsi Pasal 2 dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. “Kita tahan karena khawatir tersangka akan mengulangi perbuatannya, melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” jelas Wagiyo.

Wagiyo menyebut, total sudah ada 12 orang tersangka yang ditahan terkait dugaan kasus korupsi tersebut. Sebelumnya, Rabu (2/9/2020), Kejati Kepri telah menahan 10 tersangka lainnya di Rutan Kelas I Tanjungpinang. (Baca: https://www.cendananews.com/2020/09/sepuluh-tersangka-korupsi-iup-op-tambang-bauksit-di-kepri-ditahan-kejati.html) (Ant)

Lihat juga...