Thailand Mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020

Pebulu tangkis tunggal putra Cina, Lin Dan, berpose dengan Piala Thomas usai pertandingan babak final melawan Tim Thomas Jepang di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Minggu (27/5) – Foto Ant

JAKARTA – Asosiasi Bulu Tangkis Thailand, secara resmi mengumumkan pilihan mereka untuk mundur dari gelaran Piala Thomas dan Uber 2020, yang dijadwalkan digelar pada 3-11 Oktober di Aarhus, Denmark.

Presiden Asosiasi Bulu Tangkis Thailand, Khunying Pattama Leesawattrakul mengatakan, pihaknya memahami dan mempertimbangkan, kondisi pandemi COVID-19 menjadi alasan timnas bulu tangkis Thailand mundur dari kejuaraan beregu itu.

Alasan mundurnya Thailand dari Piala Thomas dan Uber 2020 dipengaruhi oleh berkurangnya jumlah atlet yang tersisa, yang bersedia tetap tampil di kejuaraan beregu tersebut. Sebelumnya, sejumlah pemain memutuskan untuk tidak berangkat ke Denmark, karena khawatir dengan situasi COVID-19.

Meski begitu, Leesawattrakul menghormati keputusan tersebut, sembari menyatakan, asosiasi tak akan mengirimkan atlet pelapis dalam turnamen beregu itu. “Meskipun prosedur dan tindakan ketat dan aman bagi atlet di Denmark, mereka tetap merasa waspada dengan situasi COVID-19,” kata Leesawattrakul.

“Pemain timnas bulu tangkis senior Thailand, beberapa dari mereka telah mengundurkan diri dan tidak akan berangkat ke Piala Thomas dan Uber. Itu bisa dimengerti. Kondisi tersebut menyebabkan tim kekurangan pemain untuk bersaing dalam turnamen beregu,” katanya menambahkan.

Asosiasi disebutnya, tetap memprioritaskan keselamatan atlet dan lebih memilih untuk mempersiapkan mereka pada tiga event besar lain, yakni turnamen Super 1.000, BWF World Tour dan turnamen Asia pada November mendatang.

Tim Thomas Thailand sebelumnya menghuni Grup D bersama Jepang, Korea Selatan, dan Kanada. Sementara tim Uber tergabung di Grup C bersama Denmark, Skotlandia, dan Kanada. (Ant)

Lihat juga...