Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Pantai Belebuk

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Personel search and rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan korban tenggelam saat memancing. Kepala pos SAR Bakauheni, Feriansyah menyebut korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban bernama Asmani (38) merupakan guru di Madrasah Ibtidaiyah Al Khairiyah, Desa Semanak, Kecamatan Bakauheni. Korban ditemukan sekitar 900 meter dari lokasi awal saat memancing.

Krononogis kejadian diakui Feriansyah bermula saat korban memancing bersama rekannya bernama Masjari. Saat memancing pada Rabu (2/9) di Pantai Belebuk, Desa Totoharjo, Bakauheni. Rekan korban menyebut tidak melihat Asmani hingga waktu pulang. Kondisi cuaca kurang bersahabat dengan ombak kencang dan arus kuat diduga menjadi penyebab korban tenggelam.

Rekan korban segera melaporkan ke warga desa, nelayan dan tim SAR Bakauheni. Proses pencarian dilakukan melibatkan unsur nelayan, masyarakat, Polair Polres Lamsel, Polsek Penengahan. Hari pertama pencarian korban sejak malam hingga pagi hari tidak membuahkan hasil. Lokasi pencarian hingga radius 3 kilometer dari lokasi kejadian musibah.

“Hasil pencarian oleh tim SAR gabungan korban ditemukan siang ini dalam kondisi meninggal dan langsung diserahkan ke keluarga untuk penghormatan terakhir sehingga operasi pencarian berakhir,” terang Feriansyah saat proses pencarian di Pantai Belebuk, Kamis (3/9/2020).

Feriansyah (kanan), Kepala Pos SAR Bakauheni memimpin operasi pencarian korban tenggelam saat memancing di Pantai Belebuk, Desa Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (3/9/2020). -Foto Henk Widi

Proses pencarian korban menurut Feriansyah terkendala kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Dalam tiga hari terakhir wilayah perairan Bakauheni disebutnya didominasi angin kencang dan gelombang tinggi. Lokasi penyisiran telah dilakukan pada wilayah Pulau Sekepol, Pulau Mengkudu hingga perairan Pantai Minang Ruah. Koordinasi dengan sejumlah unsur SAR membuat pencarian cukup efektif.

Lihat juga...