Transaksi BBM Nontunai di Jateng-DIY, Meningkat

Editor: Koko Triarko

SEMARANG – Pandemi Covid-19 yang masih terjadi, mendorong PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng-DIY, mengedepankan pelayanan aman sesuai protokol pencegahan, saat pengisian bahan bakar. Termasuk mendorong pembayaran nontunai.

“Pandemi yang terjadi telah mempercepat perubahan pola transaksi, dari yang semula menggunakan uang tunai, kemudian beralih menjadi menggunakan uang elektronik,” papar Manager Communication, Relations, & CSR MOR IV, Anna Yudhiastuti di Semarang, Rabu (23/9/2020).

Dipaparkan, pihaknya terus mengedukasi dan mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan pembayaran nontunai, melalui aplikasi MyPertamina, guna mengurangi adanya kontak fisik saat pengisian BBM di SPBU.

Anna menambahkan, saat ini kesadaran masyarakat dalam penggunaan uang nontunai relatif meningkat. Hal ini, terlihat dari peningkatan dalam transaksi pembayaran di SPBU.

Manager Communication, Relations, & CSR MOR IV, Anna Yudhiastuti di Semarang, Rabu (23/9/2020). –Foto: Arixc Ardana

“Saat ini, setidaknya ada 28 ribu transaksi per hari melalui aplikasi MyPertamina yang tercatat di wilayah Jateng-DIY. Kami harapkan angka ini akan terus bertambah,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, jumlah pengguna MyPertamina juga meningkat. Dari data Mei 2020, ada 37 ribu pengguna, angka tersebut kemudian naik menjadi 342 ribu pengguna pada bulan September 2020.

“Ada banyak keuntungan jika menggunakan aplikasi tersebut. Selain lebih aman, kita juga kerap menyajikan berbagai macam promo menarik untuk pelanggan yang menggunakan fitur dari MyPertamina. Seperti promo yang saat ini sedang berjalan, hingga akhir September 2020,” tandasnya.

Sementara salah seorang konsumen, Rudianto, mengaku dengan menggunakan aplikasi nontunai dari Pertamina, lebih memudahkan dalam bertransaksi.

“Cukup bilang ke petugas, kalau pakai aplikasi nontunai, setelah selesai pengisian BBM, petugas akan memberikan barcode dan kita memasukkan nominal rupiah sesuai pembelian. Sudah selesai. Cepat dan praktis,” terangnya.

Dipaparkan, sejauh ini dirinya belum pernah menemukan persoalan terkait penggunaan pembayaran nontunai di SPBU.

“Ini membantu konsumen, selain praktis juga menjadi upaya dalam pencegahan penularan Covid-19,” pungkasnya.

Lihat juga...