Turki Desak Arab Saudi Kerja Sama Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi

Dokumen--Aktivis hak asasi memegang foto wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi selama acara demo di luar gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, Selasa ( 9/10/ 2018). -Ant/Reuters

ISTANBUL – Putusan pengadilan Arab Saudi dalam kasus pembunuhan wartawan, Jamal Khashoggi, jauh dari ekspektasi Turki, menurut direktur komunikasi kepresidenan, mendesak otoritas Arab Saudi bekerja sama dalam penyelidikan Turki.

“Kami masih belum mengetahui apa yang terjadi dengan jazad Khashoggi, siapa yang menginginkan dia mati atau apakah ada kolaborator setempat yang meragukan kredibilitas proses hukum di KSA,” tulis Fahrettin Altun di Twitter, yang merujuk Kerajaan Arab Saudi.

Khashoggi dibunuh di konsulat Arab Saudi di Istanbul dua tahun lalu. Pengadilan Arab Saudi pada Senin, memvonis tujuh sampai 20 tahun penjara kepada delapan orang dalam kasus pembunuhan Khashoggi.

Turki sebelumnya telah menggelar persidangannya sendiri terhadap para tersangka pada Juli.

Khashoggi adalah warga negara Arab Saudi yang tinggal di Amerika Serikat, dan menulis untuk koran Washington Post mengenai kritik terhadap kerajaan di negaranya. (Ant)

Lihat juga...