Upaya Damandiri Tingkatkan Kualitas SDM di DCML Pasarean

Editor: Makmun Hidayat

BOGOR — Program Desa Cerdas Mandiri Lestari yang dijalankan Yayasan Damandiri di Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat selama ini tidak hanya fokus dalam bidang perekonomian saja. Sejak berjalan tahun 2018 lalu, Yayasan Damandiri juga tak henti berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat. 

Melalui KUD Kartini Mandiri Lestari sebagai motor penggerak program Desa Cerdas Mandiri Lestari, Yayasan Damandiri rutin menggelar berbagai diklat maupun pelatihan di berbagai bidang. Baik itu di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan hingga bisnis atau usaha. Semua dilakukan demi mewujudkan Desa Pasarean yang cerdas, mandiri dan sejahtera.

Manager Umum KUD Kartini Mandiri Lestari, Hamidah. Foto: Jatmika H. Kusmargana/HO

Manager Umum KUD Kartini Mandiri Lestari Pasarean, Hamidah, menyebut pihaknya telah membentuk sedikitnya 11 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di 8 wilayah RW. Berisi puluhan warga yang umumnya ibu-ibu rumah tangga, mereka dilatih berbagai kerampilan yang mampu meningkatkan penghasilan mereka.

“Untuk pembinaan ketahanan pangan/kemandirian pangan, kita melatih warga dalam memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing. Selain melakukan penghijauan, kita juga ajak mereka mengolah sampah atau limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair maupun organik padat. Kegiatan ini kita laksanakan bekerjasama dengan fakultas ESL IPB,” ungkapnya belum lama ini.

Dengan pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga tersebut, diharapkan warga bisa secara mandiri memproduksi pupuk untuk kebutuhan memupuk tanaman. Selain menjadi tidak tergantung dengan pupuk pabrikan, mereka juga bisa menjual pupuk yang dihasilkan tersebut sehingga mampu meningkatkan pendapatan warga.

“Selain peelatihan pembuatan pupuk organik kita juga telah menggelar berbagai pelatihan lain. Seperti pelatihan pengolahan sampah plastik menjadi tas dan barang bernilai jual lainnya. Hingga pelatihan budidaya lele dalam ember bekerja sama dengan UPT Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Dengan berbagai pelatihan yang telah dilaksanakan itu, masyarakat secara perlahan kini mulai mampu memanfaatkan potensi desa. Selain bisa mengatasi persoalan-persoalan yang ada, masyarakat nantinya juga bisa mendapatkan manfaat positif. Seperti meningkatnya pendapatan atau penghasilan warga yang pada akhirnya mampu menaikkan taraf hidup dan kesejahteraan seluruh desa.

“Selama pandemi Covid-19 kemarin, Yayasan Damandiri juga turut menyalurkan bantuan pada warga Desa Cerdas Mandiri Lestari Pasarean. Warga yang terdampak Covid-19, baik itu tak bisa bekerja ataupun melakukan aktivitas seperti biasa, mendapatkan bantuan sembako sehingga minimal bisa meringankan beban mereka,” pungkasnya.

Lihat juga...