Warga Cilongok Manfaatkan ‘Modal Kita’ untuk Tambah Produksi Gula

Editor: Koko Triarko

BANYUMAS – Guliran bantuan pinjaman ‘Modal Kita’, dirasa sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa-Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Sebagian besar warga memanfaatkan bantuan modal tersebut untuk usaha gula.

Ketua Kelompok Berkah, Tumiarsih, mengatakan dari total anggota kelompoknya sebanyak 65 orang, separuh lebih memiliki usaha pembuatan gula, baik gula cetak maupun gula kristal.

“Di desa Cilongok ini banyak warga yang memiliki pohon kelapa, jadi mereka mengambil nira sendiri dan mengolahnya sendiri menjadi gula,” katanya, Senin (7/9/2020).

Kecamatan Cilongok memang merupakan salah satu sentra penghasil gula terbesar di Kabupaten Banyumas. Sebagian besar warga berprofesi sebagai penderes, dan mereka mengolah sendiri nira menjadi gula. Bantuan pinjaman modal dari program Modal Kita Yayasan Damandiri, dimanfaatkan untuk menambah produksi usaha gula mereka.

Ketua Kelompok Berkah, Tumiarsih di Desa-Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Senin (7/9/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

“Bantuan Modal Kita sangat membantu, biasanya untuk menambah produksi gula. Bagi yang tidak mempunyai pohon kelapa sendiri, bantuan modal digunakan untuk menambah pembelian nira, sedang bagi yang memiliki pohon kelapa sendiri, biasanya digunakan untuk menambah produksi gula,” tutur ibu tiga anak ini.

Untuk angsuran bulanan, Tumiarsih mengatakan, kelompoknya termasuk yang paling tertib, pun di tengah pandemi Covid-19, angsuran mereka tetap berjalan lancar.

Ia mengaku, sehari sebelum jadwal angsuran harus dibayarkan, ia sudah keliling ke rumah-rumah anggotanya untuk mengingatkan, bahwa besok jatuh tempo pembayaran angsuran. Dan, keesokan harinya, warga sudah berdatangan ke rumahnya untuk memberikan angsuran.

“Anggota kelompok saya ada 65 orang, dibagi dalam dua shift angsuran, yang jadwalnya mengangsur setiap tanggai 19 ada 34 orang dan yang tanggal 11 ada 31 orang, mereka semua tertib,” jelasnya.

Masing-masing anggota Kelompok Berkah mendapat pinjaman Rp2 juta per orang, dan saat ini angsuran sudah berjalan 9 bulan, sehingga 3 bulan lagi pinjaman mereka lunas. Untuk besarnya angsuran per bulan Rp196.000. Mereka berharap, ada tambahan besaran bantuan pinjaman untuk selanjutnya, yaitu ditingkatkan menjadi Rp4 juta per orang.

“Kita berharap jumlah pinjaman modal diperbesar jadi Rp4 juta, namun angsurannya tetap, hanya waktunya diperpanjang dua tahun. Sehingga kita bisa mendapatkan penghasilan yang lebih banyak untuk keluarga,” kata Tumiarsih.

Ia mengaku sudah menyampaikan aspirasi anggotanya ke pihak Koperasi Utama Sejahtera Mandiri sebagai kepanjangan Yayasan Damandiri di Cilongok.

Harapan serupa juga disampaikan nasabah Modal Kita lainnya, Nurul, yang mengaku sangat terbantu dengan bantuan pinjaman Modal Kita. Namun, ia juga berharap jumlahnya diperbesar, supaya bisa lebih maksimal dalam membesarkan usahanya.

“Kalau bantuan pinjaman modal diperbesar, lebih terasa untuk meningkatkan usaha, karena bisa menyetok bahan-bahan lebih banyak,” tuturnya.

Lihat juga...