Wisata Kolam Renang di Banyumas Belum Beroperasi

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Hingga saat ini, objek wisata kolam renang di kabupaten Banyumas belum dibuka lagi. Meskipun izin dari bupati selaku ketua tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 sudah turun, namun Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Periwisata (Dinporabudpar) setempat masih memproses pengajuan izin.

Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Wakhyono, mengatakan, Surat  Edaran (SE) tentang pembukaan kolam renang sudah jadi, selanjutnya Dinporabudpar akan mensosialisasikan kepada para pengelola objek wisata air.

“Ada banyak protap yang harus dipenuhi, jika semua protap sudah ada, baru pihak pengelola bisa mengajukan izin buka ke Dinporabudpar, selanjutnya kita cek kondisi di lapangan, jika sudah sesuai dengan aturan, baru kita ajukan ke tim gugus tugas,” terangnya, Minggu (13/9/2020).

Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Wakhyono, di Purwokerto, Minggu (13/9/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

Lebih lanjut Wakhyono menjelaskan, ada beberapa pedoman atau protokol yang harus penuhi, baik itu pedoman bagi pemilik objek wisata, para pekerja, pengunjung serta para pedagang di sekitar objek wisata.

Antara lain, untuk pengunjung kolam renang diwajibkan mandi terlebih dahulu sebelum turun ke kolam renang. Kemudian pihak pengelola wajib menyediakan tempat untuk meludah, bisa berupa ember yang ditempatkan di sekitar kolam renang atau lainnya. Hal ini penting, untuk menghindari pengunjung meludah di kolam renang.

“Droplet itu salah satu sarana penyebaran virus, jadi untuk menghindari supaya pengunjung tidak meludah di kolam, pengelola harus menyediakan tempat untuk meludah,” tegasnya.

Aturan lainnya adalah jumlah pengunjung atau orang yang turun ke kolam renang dibatasi, dan harus dibentuk tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 yang khusus mengawasi kolam renang. Tim ini bertugas mengingatkan pengunjung bila ada yang melanggar protokol kesehatan, serta memantau jumlah pengunjung.

Sementara itu, terkait jumlah tempat wisata yang sudah mulai beroperasi di Kabupaten Banyumas, Kepala Dinporabudpar, Asiz Kusumandani, mengatakan, saat ini baru 20 objek wisata yang sudah mengantongi izin buka. Untuk yang mengajukan izin ada 71 lokasi objek wisata.

“Untuk beberapa tempat wisata yang terdapat wisata air, sudah ada yang diperbolehkan buka, seperti Buken, namun khusus untuk kolam renangnya masih belum diizinkan untuk dibuka. Begitu pula dengan Lokawisata Baturaden sudah dibuka, khusus kolam renang masih ditutup,” kata Asiz.

Kabupaten Banyumas sendiri kaya akan wisata alam dan air. Sebanyak 40 persen tempat wisata merupakan wisata air, mulai dari curug, river tubing, terapi ikan, kolam renang dan lainnya.

Lihat juga...