Wisata Tiga Taman Kota Baru Dibuka, Pengunjung Masih Sepi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURWOKERTO — Tiga taman kota yang merupakan objek wisata di bawah pengelolaan Pemkab Banyumas baru mulai dibuka pada September ini. Namun, pengunjung tiga lokasi yang berada di pusat Kota Purwokerto tersebut masih sepi.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani di Purwokerto (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, objek wisata di bawah pengelolaan pemkab memang lebih lama dibukanya, karena prosedur dan protap yang harus dipenuhi sangat ketat. Mulai dari sarana protokol kesehatan hingga aturan pembayaran non tunai yang harus tertuang dalam peraturan bupati (perbup).

“Minggu ini bertambah tiga lagi objek wisata pemkab yang dibuka yaitu Taman Bale Kemambang, Taman Rekreasi Andhang Pangrenan (TRAP) dan Taman hiburan Rakyat (THR) yang berada satu lokasi dengan Musem Panglima Besar Jenderal Soedirman,” jelasnya, Minggu (6/9/2020).

Tiga tempat wisata tersebut dibuka mulai hari Rabu (2/9/2020) lalu. Dinporabudpar memberlakukan aturan ketat, termasuk membatasi jumlah pengunjung. Untuk Taman Bale Kemambang yang berlokasi di Kecamatan Purwokerto Utara hanya dibatasi maksimal 150 orang pengunjung. Untuk dua wisata lainnya dibatasi maksimal 200 pengunjung.

Untuk jam operasional juga mengalami perubahan. Taman Bale Kemambang dan TRAP dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB dan untuk THR Pangsar Soedirman dibuka mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB.

Selain perubahan jam operasional dan pembatasan jumlah pengunjung, Pemkab Banyumas juga menerapkan tarif baru untuk tiga lokasi wisata tersebut. Asis mengatakan, berdasarkan Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2020 tentang Retribusi Jasa Usaha Pariwisata, untuk Taman Bale Kemambang dan TRAP harga tiketnya naik menjadi Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 2.500 anak-anak. Sebelumnya kedua lokasi tersebut hanya memasang tarif Rp 2.000 per orang. Untuk wisata THR Pangsar Soedirman tarif baru seharga Rp 3.000 untuk dewasa dan Rp 2.000 untuk anak-anak.

“Semua pengunjung diwajibkan menggunakan masker dan mengikuti protap kesehatan yang diterapkan di lokasi. Dan untuk pemesanan tiket juga dilakukan melalui daring,” terangnya.

Baik di Taman Bale Kemambang maupun TRAP, pihak pengelola juga menerapkan social distancing dengan memberikan pembatas pada tempat duduk.

Sementara itu, pengelola Taman Bale Kemambang, Tarsum mengatakan, tingkat kunjungan ke Bale Kemambang masih sepi, bahkan di bawah jumlah pembatasan pengunjung. Dalam beberapa hari beroperasi, rata-rata pengunjung hanya sekitar 100 orang per harinya.

“Kemungkinan belum banyak yang tahu kalau sudah mulai dibuka, sehingga masih sepi pengunjung. Kita berharap pada minggu kedua nanti sudah mulai meningkat jumlah pengunjungnya,” katanya.

Lihat juga...