Yayasan Damandiri Lakukan Survey di Desa Cilongok

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANYUMAS — Yayasan Damandiri melalui Koperasi Bangun Sejahtera Mandiri (KBSM) saat ini sedang melakukan survey untuk mendata warga Desa Cilongok secara detail. Survey ini juga melibatkan 35 pemuda Desa Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jateng.

Officer Development Program KBSM Damandiri, Arum Setia Rini mengatakan, survey dilakukan Yayasan Damandiri bekerjasama dengan Universitas Trilogi. Tujuan survey adalah untuk mendapatkan data yang valid tentang kondisi warga Desa Cilongok, mulai dari tingkat ekonominya, jumlah anggota keluarga dan sebagainya. KBSM sendiri merupakan koperasi Yayasan Damandiri yang menaungi seluruh koperasi-koperasi yang berada di semua Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML), termasuk DCML Cilongok.

“Jadi data ini nantinya yang akan dijadikan dasar dalam setiap program Yayasan Damandiri. Misalnya, ada program bantuan, maka dipastikan bantuan tepat sasaran, karena kita sudah memiliki data tingkat ekonomi masing-masing keluarga,” jelasnya, Rabu (23/9/2020).

Lebih lanjut Arum mengatakan, data tersebut juga sebagai dasar dalam pemberian bantuan pinjaman program Modal Kita. Yaitu untuk menentukan besaran nilai bantuan pinjaman modal.

“Pendataannya seperti sensus penduduk, mulai dari jumlah anggota keluarga, tingkat ekonomi, tingkat pendidikan hingga kondisi rumah,” tuturnya.

Ada 6 orang surveyer dari pihak yayasan yang didatangkan ke Desa Cilongok. Mereka dibantu oleh 35 pemuda Desa Cilongok. Selain survey door to door dengan mengunjungi warga desa dan menanyakan langsung, survey juga dilakukan dengan drone, untuk mengetahui kondisi rumah dan letak rumah warga secara pasti.

Sementara itu, pengurus Koperasi Utama Sejahtera Mandiri, Tri Riyanto mengatakan, sampai saat ini sudah ada ratusan warga Desa Cilongok yang tersentuh berbagai program bantuan dari Yayasan Damandiri. Ia mencontohkan untuk program lantainisasi ada 160 warga Desa yang mendapat bantuan tersebut. Kemudian program jambanisasi diberikan kepada 60 desa.

“Program jambanisasi ini sekarang dihentikan sementara, karena dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemkab Banyumas juga ada program serupa. Sehingga supaya tidak terjadi double bantuan, dari pihak yayasan menghentikan sementara,” katanya.

Selain dua program tersebut, juga ada Modal Kita yang sudah menjangkau 400 lebih warga Desa Cilongok. Bantuan pinjaman Modal Kita ini diberikan kepada warga desa yang memiliki usaha atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Modal Kita sangat dirasakan manfaatnya oleh warga Desa, karena syarat untuk mendapatkan pinjaman modal cukup mudah dan pembayaran angsuran juga ringan.

Lihat juga...