1.657 Santri di Kebumen Lakukan Isolasi Mandiri

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

KEBUMEN – Sebanyak empat pondok pesantren di Kabupaten Kebumen saat ini masih melakukan isolasi mandiri. Total ada 1.657 santri yang menjalani isolasi.

Sebagaimana diketahui, klaster pondok pesantren merupakan penyumbang angka positif Covid-19 terbesar di Kabupaten Kebumen.

Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz, mengatakan, bahwa positif Covid-19 bukanlah aib, sehingga masyarakat tidak perlu menjauhi pondok pesantren secara berlebihan. Sebaliknya, dukungan harus diberikan untuk kalangan pondok pesantren supaya bisa cepat menuntaskan Covid-19.

“Covid-19 ini wabah dan bukan aib, sehingga kita juga harus bijaksana menyikapinya, berikan dukungan kepada pondok pesantren semampu kita, namun dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” kata Yazid, Selasa (6/10/2020).

Empat pondok pesantren yang melakukan isolasi mandiri yaitu Pondok Pesantren Al Istiqomah di Desa Tanjungsari Kecamatan Petanahan, sebanyak 1.100 santri di pesantren tersebut melakukan isolasi mandiri.

Kemudian di Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Desa Bandung Kecamatan Kebumen, ada 450 santri yang isolasi mandiri, Pondok Pesantren Alfurqon Jetis, Desa Kutosari Kecamatan Kebumen, ada 22 santri dan Pondok Pesantren Al Azhar di Desa Kalijaya Kecamatan Alian, ada 85 santri yang isolasi mandiri.

Ketua Rabithah Ma’hid Islamiyah (RMI) NU Kebumen, Fachruddin Achmad Nawawi, mengatakan, sebagian besar santri yang melakukan isolasi mandiri dalam kondisi sehat, sehingga akan mempercepat proses penyembuhannya. Mereka melakukan karantina mandiri, karena sebagian ada yang melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19 dan sebagian lagi ada yang baru datang dari kampung halamannya.

“Kita sangat prihatin dengan angka positif Covid-19 yang terus bertambah di Kebumen, karena untuk kalangan pondok pesantren sebisa mungkin menjaga diri, dengan mengoptimalkan tim jogo santri yang mulai dibentuk pada tiap-tiap pesantren,” pesannya.

Sementara itu, Koordinator Humas Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto mengatakan, hari ini kasus positif Covid-19 di Kebumen bertambah 48 orang. Dari jumlah penambahan positif tersebut, sebanyak 18 kasus positif baru diketahui memiliki riwayat kontak erat dengan lingkungan pondok pesantren.

“Penambahan 18 kasus positif baru ini karena kontak erat dengan pondok pesantren, kemudian ada 4 orang positif baru yang merupakan klaster perumahan dan ada juga yang memiliki riyawat perjalanan keluar kota,” jelasnya.

Untuk kasus terkonfirmasi positif yang meninggal dunia, hari ini juga bertambah 1 orang. Sehingga total jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen sekarang ada 765 orang, dari jumlah tersebut 21 orang meninggal dunia dan yang masih menjalani perawatan ada 198 orang serta yang sudah dinyatakan sembuh ada 546 orang.

Lihat juga...