Ada Pegawai Terkonfirmasi Positif, Pelayanan di PN Pasaman Barat Ditutup Sementara

Seorang warga berdiri di depan pintu gerbang Pengadilan Negeri Kabupaten Pasaman Barat yang ditutup, Senin (12/10/2020) – Foto Ant

SIMPANG EMPAT – Aktifitas pelayanan Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, untuk sementara ditutup. Kebijakan tersebut diambil, karena ada seorang pegawai yang positif COVID-19.

Humas PN Pasaman Barat, Imam Kharisma menyebut, aktifitas pelayanan untuk sementara ditutup dari 12 hingga 16 Oktober 2020. Penutupan dilakukan, sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Untuk seluruh pegawai PN Pasaman Barat sudah dilakukan tes usap pada Jumat (9/10/2020). “Langkah pencegahan sudah kita lakukan pada Jumat lalu dengan melakukan tes usap seluruh pegawai PN setelah kita ketahui ada seorang pegawai PN yang positif,” ungkapnya, Senin (12/10/2020).

Namun untuk upaya hukum tetap dibuka, tapi karena waktunya terbatas bisa bertemu dengan security dan panitera muda. “Upaya hukum tidak kita hambat, karena upaya hukum waktunya terbatas. Silahkan bertemu dengan Panmud (Panitera Muda) dan security,” katanya.

Surat Edaran (SE), penutupan PN sudah dikeluarkan oleh Ketua Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Aries Sholeh Efendi. Surat ditujukan kepada pengguna layanan Pengadilan Negeri Pasaman Barat. Sebelumnya, 10 orang warga Pasama Barat pada Senin (12/10/2020) dinyatakan terpapar positif COVID-19. Salah satunya adalah pegawai Pengadilan Negeri Pasaman Barat. Ke-10 orang itu adalah inisial W (36), YMN (32), SK (35), MI (32), WS (33) dan M (25). Dua orang kontak dengan pasien positif sebelumnya yakni RB (20) dan D (36). Sementara itu dua orang merupakan pelaku perjalanan inisial yakni NA (31) dan FY (35). (Ant)

Lihat juga...