Akademisi: Masyarakat Harus Gunakan Masker dengan Benar dan Nyaman

JAKARTA — Akademisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Ari F Syam meminta masyarakat untuk dapat menggunakan masker dengan benar.

“Pada prinsipnya, masyarakat harus menggunakan masker dengan benar dan nyaman yakni harus menutup seluruh hidung dan mulut, jangan diturunkan dan tidak boleh dipegang,” ujar Ari saat dihubungi dari Jakarta, Selasa.

Ari menambahkan jika masker dibuka maka harus ditaruh dan dipasang kembali jika ingin menggunakan. Jangan menurunkannya hingga dagu, karena itu berpotensi terinfeksi virus.

Dekan FKUI tersebut meminta masyarakat untuk menggunakan masker sesuai dengan tempatnya. Jika di tempat umum seperti rumah sakit maka disarankan untuk menggunakan masker medis atau bedah.

“Begitu juga kalau rapat di ruang tertutup, harus menggunakan masker yang dari sisi perlindungannya bagus,” tambah dia.

Dalam kesempatan itu, dia meminta agar pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan edukasi mengenai penggunaan masker tersebut.

Secara umum, lanjut dia, masker terbagi dua yakni masker kesehatan dan nonkesehatan. Untuk masker nonkesehatan atau yang biasa digunakan masyarakat yakni masker kain.

Ia menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker kain tiga lapis atau yang sesuai dengan rekomendasi WHO.

“Apakah efektif atau tidaknya, tergantung dari bahannya dan juga penggunaannya. Misalnya kalau masker sudah basah, maka harus diganti. Jangan dipakai terus-menerus,” imbuh dia.

Pemerintah melalui Satgas COVID-19 mengkampanyekan #ingatpesanibu. Melalui kampanye tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Terdapat tiga hal dalam kampanye #ingatpesanibu itu adalah 3M yakni memakai masker atau #memakaimasker, menjaga jarak atau #menjagajarak, serta mencuci tangan dengan sabun dan menjauhi kerumunan atau #cucitangandengansabun dan #jauhikerumunan. [Ant]

Lihat juga...