Akun Resmi Kampanye Pilkada di Pasaman Barat Maksimal 20 Buah

Ilustrasi - Pilkada Serentak 2020 – Foto Ant

SIMPANG EMPAT – Komisi Pemilihan Umum (KU) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat membatasi jumlah akun media sosial untuk kampanye Pilkada 2020. Dan masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati, hanya melakukan kampanye melalui media sosial dengan akun yang resmi terdaftar.

“Maksimal 20 akun yang didaftarkan di KPU. Diharapkan semua pasangan calon dan pendukung mematuhinya,” kata Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Pasaman Barat, Misdarliah di Simpang Empat, Rabu (7/10/2020).

KPU Pasaman Barat telah menerima masing-masing akun media sosial dari lima pasangan calon yang ada. “Akun media sosial pasangan bupati dan wakil bupati telah mendaftarkan ke KPU Pasaman Barat pada Jumat (25/9/2020) lalu. Akun inilah yang bisa kampanye di media sosial,” tegasnya.

Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Pasaman Barat, Misdarliah – Foto Ant

Menurutnya, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terbaru, NO.13/2020, kampanye akan diprioritaskan secara daring karena tahapan pemilu dilakukan di tengah pandemi COVID-19. Adapun akun itu bisa digunakan berkampanye di media sosial seperti facebook, instagram dan Youtube. “Selain mendaftarkan akun media sosial ke KPU, pasangan calon juga harus mendaftarkan akunya ke Bawaslu, Kepolisian dan Kominfo,” sebutnya.

Dan jika ada pelanggaran kampanye dengan akun medsos paslon, KPU telah melakukan koordinasi dengan Bawaslu, Kepolisian dan Kominfo untuk memprosesnya. “Tentunya sanksi yang diberikan berupa peringatan tertulis dan menonaktifkan akun jika ada pelanggaran,” tegasnya.

Lima pasangan calon bupati dan wakil bupati akan mengikuti Pilkada Pasaman Barat, nomor urut satu Hamsuardi-Risnawanto, nomor urut dua Maryanto-Yulisman, nomor tiga Erick Hariyona-Syawal Suro, nomor empat Yulianto-Syafrial dan nomor urut lima Agus Susanto-Rommy Candra. (Ant)

Lihat juga...