Anggaran Penanganan Covid-19 di Banyumas Tersisa Rp39 Miliar

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Sampai dengan awal bulan Oktober 2020 ini, anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Banyumas tinggal tersisa Rp39 miliar dari total yang dianggarkan Rp111,8 miliar. Sisa anggaran tersebut untuk penanganan Covid-19 sampai dengan akhir tahun ini.

Sekda Banyumas, Wahyu Budi Saptono mengatakan, anggaran Covid-19 yang sudah terpakai sebanyak Rp 72,8 miliar. Kegiatan yang paling besar menyedot anggaran adalah kesehatan, baik itu pengobatan di rumah sakit maupun kegiatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas.

“Misalnya untuk lockdown suatu wilayah, maka kita harus siapkan logistik yang cukup banyak dalam waktu 14 hari, kemudian untuk kegiatan penyemprotan disinfektan, untuk swab test massal dan lainnya, termasuk anggaran pengobatan di rumah sakit,” jelasnya kepada Cendana News, Sabtu (3/10/2020).

Disinggung terkait kesiapan anggaran penanganan Covid-19 tahun depan, Wahyu mengatakan, pihaknya sudah mengajukan melalui Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sebesar Rp 3 triliun. Pengajuan KUA-PPAS ini sudah masuk ke DPRD Banyumas.

Anggaran tersebut, lanjutnya sebagian besar dari dana in out, seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) serta Dana Alokasi Umum(DAU) yang bersumber dari dana pusat. Namun, ada juga yang sebagian merupakan refocusing  anggaran, hanya angkanya kecil mengingat pendapatan daerah juga menurun.

“Pendapatan kita menurun, termasuk penerimaan DAU kita juga turun, sehingga sebagian besar anggaran penanganan Covid-19 yang disiapkan merupakan dana dari pusat,” terangnya.

Terkait swab test massal yang saat ini kuotanya tinggal tersisa sekitar 12.000, Wahyu mengatakan, jika diperlukan adanya penambahan kuota, maka pihaknya akan melakukan penambahan. Sebab, swab test sangat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, terutama dalam menjaring para Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sementara itu, Ketua DPRD Banyumas, dr Budhi Setiawan mengatakan, pada awal pandemi Covid-19, Pemkab Banyumas menyiapkan anggaran Rp 3,8 miliar. Namun, anggaran tersebut tidak cukup dan dalam APBD perubahan tahun ini dimasukan tambahan anggaran, sehingga totalnya mencapai Rp 111.8 miliar.

Melihat perkembangan pandemi yang saat ini masih tinggi angka Covid-19, maka tahun depan juga disiapkan anggaran kembali untuk penanganan Covid-19. Termasuk anggaran untuk pemulihan ekonomi.

“Sudah diajukan anggaran penanganan Covid19 untuk tahun anggaran 2021, nanti akan kita bahas terlebih dahulu di DPRD Banyumas, yang pasti selain untuk penanganan Covid-19, juga dialokasikan anggaran untuk pemulihan ekonomi,” jelasnya.

Lihat juga...