ASDP Bakauheni Prediksi Lonjakan Penumpang Terjadi Akhir Pekan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Captain Solikin, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang utama Bakauheni memprediksi, lonjakan penumpang terjadi akhir pekan ini.

Ia menyebut libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama berdampak signifikan bagi arus penumpang melalui pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Captain Solikin (masker kuning), General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang utama Bakauheni, Lampung Selatan, dijumpai Jumat (30/10/2020) – Foto: Henk Widi

Melalui data posko mini khusus liburan Maulid Nabi dan Cuti bersama, peningkatan jumlah penumpang telah terjadi sejak 27 Oktober 2020. Prediksi puncak arus penumpang saat libur panjang (long weekend) akan terjadi pada Sabtu 31 Oktober 2020. Kenaikan jumlah penumpang dibanding hari biasa mengalami lonjakan.

Sesuai data posko, peningkatan jumlah penumpang pejalan kaki naik signifikan sebesar 12% dibanding hari biasa. Pengguna jasa angkutan logistik atau angkutan barang mencapai 8%. Selain itu tren peningkatan terjadi pada kendaraan pribadi sebesar 30%. Antisipasi lonjakan penumpang, kendaraan fasilitas di darat dan kapal telah disiapkan.

“Sebagian pengguna jasa yang telah menyeberang ke Sumatera diprediksi kembali saat akhir pekan sehingga antisipasi pada pintu masuk pelabuhan telah dilakukan dengan penyiapan area parkir, dermaga dan jumlah kapal memadai,” terang Captain Solikin saat dikonfirmasi di Bakauheni, Jumat petang (30/10/2020).

Sebanyak 7 dermaga sebutnya telah dioperasikan dengan rincian sebanyak 6 dermaga reguler dan 1 dermaga eksekutif. Dermaga yang dipersiapkan sebutnya dipergunakan untuk melayani penumpang pejalan kaki, kendaraan pribadi dan ekspedisi.

Sebanyak 68 unit kapal roll on roll off (Roro) dipersiapkan dengan 30 unit kapal beroperasi setiap hari melayani rute Bakauheni-Merak.

Antisipasi kemacetan dan stagnasi di pintu masuk pelabuhan, koordinasi telah dilakukan dengan PT Hutama Karya. Sebab PT Hutama Karya selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terkoneksi langsung dengan pintu masuk pelabuhan Bakauheni. Potensi kemacetan sebutnya bisa dilakukan dengan melakukan proses pembelian tiket online.

“Penerapan sistem tiket online telah dilakukan sejak awal tahun dan mendukung protokol kesehatan agar pengguna jasa tidak melakukan kontak fisik,” bebernya.

Upaya pencegahan virus Covid-19 sebut Captain Solikin, diterapkan dengan standar protokol kesehatan. Bagi petugas dan pengguna jasa diwajibkan menerapkan cuci tangan, jaga jarak dan memakai masker. Tambahan penggunaan penyanitasi tangan (hand sanitizer) dilakukan untuk menghindari penularan Covid-19.

Meski pelayanan penyeberangan berjalan normal, insiden penumpang terjatuh ke laut terjadi pada Jumat (30/10/2020). Berdasarkan berita acara dari nahkoda KMP Nusa Jaya, musibah penumpang terjatuh ke laut terjadi di sekitar pulau Tempurung. Kapal yang bertolak dari Merak tujuan Bakauheni dinahkodai Sucitro Ruwadi melaporkan penumpang jatuh ke laut.

Korban yang belum diketahui identitasnya itu diketahui saksi bernama Nonsari dan Nurul asal Lampung dan Balaraja. Upaya pencarian telah dilakukan pihak kapal dengan memutar ke lokasi terjatuhnya korban sebanyak tiga kali.

Insiden tersebut telah diinformasikan ke Vessel Traffic Service (VTS), Basarnas dan pihak terkait. Pencarian korban masih terus dilakukan Basarnas Merak dan Bakauheni.

Hasanudin, salah satu penumpang kapal asal Lampung menyebut memilih berlibur ke Banten. Ia mengaku membeli tiket dengan aplikasi Ferizy yang memudahkannya menggunakan uang elektronik.

Menyeberang ke Merak sebutnya lebih mudah sebab penumpang tidak diwajibkan melakukan rapid test. Protokol kesehatan tetap dilakukan selama melakukan perjalanan dengan kapal.

Lihat juga...