Banjir Melanda, Jalan Jenderal Sudirman Sampit Macet

Kemacetan panjang di Jalan Jenderal Sudirman km 4 Sampit karena kendaraan harus mengantre melintasi kawasan banjir, Senin (19/10/2020) malam – Foto Ant

SAMPIT – Banjir masih merendam Jalan Jenderal Sudirman di titik kilometer 4 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Dampaknya, terjadi kemacetan panjang sejak Senin (19/10/2020) pagi hingga malam hari.

“Tadi sore sekitar satu jam baru bisa melewati kawasan banjir itu karena antreannya panjang, sehingga harus bergantian dari kedua arah. Malam ini juga masih antre tapi panjangnya antrean mulai berkurang,” kata Rahmat Nor warga Sampit, Senin (19/10/2020) malam.

Banjir terjadi sejak Sabtu (17/10/2020), akibat luapan anak sungai di sekitar kawasan itu. Pemicunya adalah hujan deras, yang terjadi sejak Jumat (16/10/2020) malam hingga Sabtu (17/10/2020) pagi. Air sungai meluber dan merendam badan jalan.

Memasuki hari ketiga, ketinggian genangan air banjir masih cukup dalam. Pengendara roda dua kesulitan melintas, karena banjir mencapai sekira 60 sentimeter. Sementara itu, kendaraan mobil keluarga dan truk harus antre melintas dan terjadi antrean panjang.

Senin (19/10/2020) pagi, antrean sudah mencapai ratusan meter. Kemacetan parah terjadi mulai siang hingga malam hari, karena lalu lintas sangat padat. Puncaknya, antrean terjadi lebih dari dua kilometer pada sore hari, bertepatan jam pulang kerja. “Saat ini antrean berkurang dibanding tadi siang. Mudah-mudahan banjirnya cepat surut sehingga tidak macet lagi. Semoga ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk ditangani agar tidak selalu terendam saat curah hujan tinggi seperti sekarang,” kata Didi, warga Sampit lainnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Sutaman mengatakan, banjir menjadi pemicu utama antrean panjang kendaraan. Pengaturan terus dilakukan agar kemacetan tidak semakin parah. “Kami ada menempatkan petugas untuk membantu mengatur arus lalu lintas, bersama petugas Satlantas Polres Kotawaringin Timur yang terus siaga agar arus lalu lintas tetap berjalan,” ungkap Sutaman.

Masyarakat berharap, hujan deras tidak terjadi lagi sehingga banjir tersebut segera surut. Saat ini ketinggian air mulai turun meski belum signifikan. (Ant)

Lihat juga...