Basarnas Fokus Pengamanan Objek Wisata Ramai Pengunjung

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Direktur Kesiapsiagaan Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Didi Hamzar, memastikan semua potensi Search and Rescue (SAR) siaga saat libur panjang dan difokus pada sejumlah lokasi wisata yang akan ramai dikunjungi wisatawan.

Didi Hamzar menambahkan, personel Basarnas siap digerakkan kapan pun jika ada kejadian yang membahayakan jiwa manusia. Di wilayah Lampung dengan potensi destinasi wisata bahari, Basarnas akan menempatkan personel lengkap dengan peralatan rescue.

“Tujuan Siaga SAR khusus libur nasional dan cuti bersama untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” katanya, saat dikonfirmasi wartawan di Bakauheni, Rabu (28/10/2020).

Mayjen TNI, Bambang Suryo Aji (kanan), Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas dan Didi Hamzah (kiri), Direktur Kesiapsiagaan Basarnas saat kunjungan ke pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, pantau kesiapan ASDP saat libur panjang, Rabu (28/10/2020). -Foto: Henk Widi

Ia menjelaskan, setiap potensi SAR Basarnas akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur terkait. Personel akan membantu pengamanan dan memberikan pertolongan, penyelamatan pada musim libur panjang. Diprediksi, sejumlah objek wisata pantai akan dijadikan tujuan untuk berlibur.

“Kondisi cuaca yang sedang tidak bersahabat, sebaiknya masyarakat tetap berada di rumah. Namun jika terpaksa keluar rumah agar bisa memperhatikan protokol kesehatan, tim Basarnas akan menyiapkan tim mobile untuk mengawasi aktivitas liburan masyarakat,” terang Didi Hamzar.

Personel SAR yang bertugas, lanjut Didi Hamzar, akan dilengkapi atribut pengamanan diri, alat utama penunjang untuk membantu korban yang terkena musibah.

“Selama libur panjang Maulid Nabi Muhamad dan cuti bersama akhir pekan, SAR Lampung dan Banten siaga di pelabuhan penyeberangan Bakauheni dan Merak,” katanya.

Ia juga mengatakan, fokus Basarnas saat libur panjang pada operasi pelayanan di jalur darat, meliputi jalan tol, jalan nasional, dan jalur penyeberangan antarpulau. Pola quick respons atau penanganan segera setiap personel, akan ditetapkan untuk melakukan penanganan pada kejadian musibah. Pada lokasi pelabuhan Bakauheni, personel Basarnas disiagakan untuk penanganan kecelakaan laut.

“Jalur penyeberangan Bakauheni dan jalan tol menjadi perhatian bagi Basarnas, karena potensi kecelakaan bisa terjadi,” beber Didi Hamzar.

Terkait kondisi cuaca di lintasan Selat Sunda, Didi Hamzar menambahkan seluruh nakhoda diminta memantau kondisi cuaca yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan prakiraan cuaca dari BMKG. Sejumlah alat utama disiapkan untuk lintasan Bakauheni, di antaranya KN SAR 224 Basudewa. Speed boat dan rubber boat juga disiagakan untu antisipasi laka laut.

Sementara itu, Captain Solikin, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang utama Bakauheni, menyebut sarana dan prasarana telah disiapkan  mennghadapi angkutan lebaran. Pelabuhan Bakauheni, telah menyiagakan 68 unit kapal roll on roll off (Roro). Sebanyak 28 hingga 30 unit kapal roro disiagakan setiap hari untuk melayani libur panjang.

“Dermaga dan kapal telah disiagakan dengan peralatan keselamatan pendukung juga telah dilakukan pengecekan,”cetusnya.

Pengecekan alat keselamatan di atas kapal telah disiapkan berupa sekoci, sarana navigasi dan juga pelampung. Sejumlah peralatan keselamatan di darat berupa alat pemadam kebakaran telah disiapkan. Khusus di kapal disediakan alat pemadam api ringan (apar) yang bisa digunakan sewaktu-waktu. Koordinasi antarnakhoda dan petugas Basarnas pos Bakauheni, juga ditingkatkan saat libur panjang.

Lihat juga...