Berikut Hasil Tindak Lanjut Rekomendasi Diskualifikasi Enam Petahana Pilkada 2020

Ilustrasi - Pilkada Serentak 2020 – Foto Ant

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan, telah menindak lanjuti rekomendasi untuk mendiskualifikasi, enam calon petahana di Pilkada serentak 2020.

“Pegunungan Bintang tindak lanjutnya setelah dilakukan kajian tidak terbukti. Gorontalo, tindak lanjutnya setelah dilakukan kajian tidak terbukti. Halmahera Utara tindak lanjutnya setelah dilakukan kajian tidak terbukti,” kata Pelaksana harian (Plh) Ketua KPU RI, Ilham Saputra, Kamis (22/10/2020).

Ilham menyebut, untuk Kabupaten Banggai karena Tidak Memenuhi Syarat atau TMS untuk penetapan calon oleh KPU, pasangan calon telah maju ke PTTUN dan diterima gugatannya. “Ogan Ilir rekomendasi TMS, paslon gugat ke MA, Kaur, tindak lanjutnya setelah kajian tidak terbukti, untuk yang menggugat menunggu putusan,” kata Ilham.

Sebelumnya, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Abhan menyebut, ada enam petahana yang direkomendasikan untuk didiskualifikasi, karena dianggap melanggar aturan kampanye. “Sudah beberapa daerah yang kami rekomendasikan untuk didiskualifikasi, terutama bagi petahana yang melakukan program pemerintah untuk kepentingan kampanye pasangan calon,” kata Abhan.

Hal itu disebut Abhan, melanggar ketentuan pasal 71 ayat 3 Undang-Undang Pilkada, tentang larangan petahana menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon baik di daerah sendiri maupun daerah lain dalam waktu 6 bulan sebelum penetapan sampai penetapan pasangan calon terpilih.

“Dan ada enam daerah yang sudah kami rekomendasikan untuk didiskualifikasi karena di dalam kampanye atau selama kegiatan kampanye atau dan sebelumnya telah melakukan penyalahgunaan kewenangan APBD yang dipergunakan untuk nuansa kampanye bahkan juga bansos COVID-19 sebagian,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...