Bisnis Minuman Rempah Menjamur di Tengah Pandemi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANYUMAS — Minuman rempah atau biasa disebut wedang uwuh mulai banyak dijual sejak beberapa bulan terakhir dan menjadi bisnis yang menjanjikan. Mengingat di tengah pandemi Covid-19, banyak orang yang meyakini minuman tersebut dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Salah satu penjual wedang rempah di Banyumas, Muhammad Kurniawan, Selasa (20/10/2020) . (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Hampir di setiap rumah makan di Kota Purwokerto sekarang ini menyediakan wedang uwuh, hanya saja rasa dan aroma tiap sajian minuman rempah tersebut tentu berbeda antarpenjual.

Salah satu penjual minuman rempah, Muhammad Kurniawan mengatakan, ia sudah lama menekuni bisnis wedang rempah dan diakuinya sejak pandemi Covid-19, penjualan wedang uwuh memang meningkat.

“Kalau saya sudah lama berjualan wedang uwuh, karena memang memiliki kebun apotek hidup sendiri, sehingga semua bahan baku diperoleh dari kebun tersebut,” kata Muhammad Kurniawan, Selasa (20/10/2020).

Selain untuk dijual kepada para pelanggan yang datang, wedang beraroma khas tersebut juga dikonsumsi sendiri untuk keluarganya.

Kurniawan menuturkan, wedang uwuh terbuat dari bermacam rempah, seperti jahe, cengkeh, kapulaga, temulawak, kayu manis, sereh dan jeruk nipis. Semua rempah dijadikan satu dan direbus bersama air. Rasa manis khas keluar dari kayu manis dan aroma jahe serta kapulaga mengundang selera untuk minum.

Salah satu penggemar minuman rempah, Kustinah mengatakan, memang banyak penjual wedang uwuh di Kota Purwokerto, termasuk warung di kaki lima saat malam hari. Namun, untuk rasa dan aromanya berbeda-beda. Ia mengaku sudah memiliki warung langganan sendiri untuk wedang uwuh, yaitu yang di dekat Pasar Wage Purwokerto.

“Wedang uwuh antarpenjual rasanya berbeda dan tergantung kita cocok dengan yang mana, ada yang lebih menonjolkan rasa jahe, ada juga yang aroma cengkehnya lebih kuat. Jadi tidak bisa diklaim lebih enak yang mana, karena semua sesuai selera masing-masing,” tuturnya.

Kustinah mengaku, ia memang memperbanyak konsumsi wedang rempah selama pandemi ini. Untuk membeli, selain rasanya, ia juga memilih untuk membeli dari penjual yang tertib mengugunakan masker.

Lihat juga...