BPBD Nagan Raya Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Banjir

SUKA MAKMUE – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Aceh, kini mulai meningkatkan kesiapsiagaan bencana alam dalam menghadapi potensi bencana banjir, seiring meningkatnya musim hujan di daerah ini sejak sepekan terakhir.

“Persiapan yang kami lakukan saat ini, yaitu ketersediaan sembako bagi masyarakat, termasuk rencana evakuasi warga yang terdampak banjir,” kata Kepala BPBD Kabupaten Nagan Raya, Mistar, di Suka Makmue, Rabu (14/10/2020).

Ia menjelaskan, persiapan tersebut dilakukan terkait meningkatknya intensitas curah hujan di daerah ini sejak September lalu, sehingga dikhawatirkan pemukiman penduduk di sepanjang daerah aliran sungai akan terendam banjir musiman.

Selama ini, kata dia, masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai di Nagan Raya, kerap dilanda banjir antara tiga hingga lima kali dalam satu tahun, akibat meluapnya aliran sungai di daerah ini dan hal itu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Saat ini ada sekitar 22 desa di lima kecamatan di Nagan Raya yang rawan tergenang banjir musiman,” kata Mistar menambahkan.

Ada pun sebaran desa yang rawan terjadi banjir musiman setiap tahun tersebut, meliputi Desa Ujong Krueng, Neubok Yee PP, Neubok Yee PK, Pasie Keubeu Dom, Lueng Keubeu Jagat, Drien Tujoh, Babah Lueng serta Kuala Tripa, Kecamatan Tripa Makmur.

Kemudian, Desa Alue Bilie, Pulo Kruet, Alue Kuyun, Sumber Bakti, Kuta Trieng, Alue Bateung Broek, serta Alue Briyeung, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya.

Sementara di Kecamatan Tadu Raya, meliputi Desa Alue Siron dan Alue Bata. Sedangkan di Kecamatan Kuala, meliputi Desa Lawa Batu dan Desa Jogja, serta Kecamatan Kuala Pesisir meliputi Desa Padang Rubek dan Desa Langkak.

Di Kecamatan Seunagan, kata Mistar, desa yang sering dilanda banjir masing-masing Desa Alue Buloh dan Desa Krueng Mangkom.

Mistar menambahkan, sebagai upaya mengantisipasi terjadi banjir di pemukiman masyarakat, pemerintah daerah melalui masing-masing camat untuk mengintruksikan warga agar meningkatkan pembersihan saluran pembuangan air.

“Sehingga saat dilanda hujan lebat, aliran pembuangan air diharapkan menjadi lancar dan tidak tersumbat,” tuturnya. (Ant)

Lihat juga...