Cegah Banjir, Desa Bojongkulur Siapkan Pembangunan Pompa Air

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BOGOR – Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini memiliki 19 pompa air dari pemerintah setempat melalui Dinas PUPR.

Diketahui, lingkungan sekitar Desa Bojongkulur  rawan banjir, khususnya akibat luapan Sungai Cileungsi yang melintasi desa atau pun karena genangan hujan. Apalagi saat ini, mulai memasuki musim hujan sehingga pompa sangat berfungsi mencegah banjir.

“Sebanyak 19 unit rumah pompa saat ini dalam tahap pembangunan tempat peletakan pompa. Pompa banjir ini sangat bermanfaat mengatasi banjir ketika air Sungai Cileungsi lebih tinggi dari permukaan jalan perumahan di Vila Nusa Indah dan sekitarnya,” ungkap Puarman, Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), Rabu (21/10/2020).

Puarman, Ketua KP2C, saat dijumpai Cendana News, belum lama ini – Foto: Muhammad Amin

Pompa itu sendiri memiliki fungsi untuk membuang air dari perumahan ke sungai, saat tanggul rembes, pintu air bocor atau hujan lokal, maka pompa dinyalakan.

Menurutnya, pengadaan pompa banjir ini atas permintaan langsung Kepala Desa Bojongkulur, Firman Riansyah pada Februari 2020 kepada Bupati Bogor Ade Yasin. “Alhamdulillah, direalisasikan September 2020 melalui Dinas PUPR Kabupaten Bogor,” tambah Puarman.

Dia mengatakan, bahwa Bupati Bogor memberikan perhatian khusus terhadap Bojongkulur. Ini terbukti dalam setahun terakhir sudah lima kali mendatangi Bojongkulur.

Pompa tersebut merupakan usulan dan dambaan warga di Desa Bojongkulur yang berbatasan langsung dengan Kota Bekasi.  Kehadiran pompa banjir ini sangat dinanti warga.

“Dibangunnya rumah pompa lengkap dengan mesin pompanya yang berkapasitas besar di wilayah RW 36 Vila Nusa Indah (VNI) 3 sangat kami nantikan sejak lama,” ujar Heri Surosa Putro, Ketua RW 36, Desa Bojongkulur.

Bagi warga Vila Nusa Indah (VNI) 3, kehadiran infrastruktur ini sangat berarti. Karena menjadi salah satu solusi penanggulangan banjir yang kerap membanjiri lingkungan tersebut akibat luapan Sungai Cikeas.

Senada dengan Heri, Sugiharto, Ketua RW 28 VNI 2 juga mengatakan, bahwa pompa banjir ini akan mampu menanggulangi banjir yang kerap melanda wilayahnya.

“Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor dan Pemerintah Desa Bojongkulur serta KP2C yang selalu mengawal dan memberikan sosialisasi atas dibangunnya rumah pompa, lengkap dengan mesin pompa airnya di wilayah kami yang merupakan salah satu wilayah terdampak banjir,” ujar Sugiharto.

Mereka berharap rumah pompa dan mesin pompa dapat berfungsi dengan baik sehingga benar-benar bermanfaat untuk wilayah mereka.

Lihat juga...