Cegah Genangan Air, Pemkot Jaksel buat Lobang di Median Jalan

JAKARTA  – Suku Dinas Bina Marga Kota Jakarta Selatan, membuat lobang-lobang untuk mempercepat pembuangan aliran air atau dikenal sebagai ‘storm inlet’ di 10 kecamatan untuk mencegah terjadinya genangan di median jalan saat turun hujan.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Kota Jakarta Selatan, Heru Suwondo, di Jakarta Rabu, mengatakan, total ada 61 titik ‘storm inlet’ yang sedang dikerjakan pembuatannya.

“Sudah datang musim penghujan maka kita percepat pengerjaan ‘storm inlet’,” kata Heru.

Menurut Heru, lobang yang berada di median jalan tersebut menjadi salah satu solusi agar air yang menggenangi permukaan jalan cepat surut.

Pembuatan 61 ‘storm inlet’ sudah hampir rampung, kemungkinan akan ada penambahan jumlah lobang aliran air yang akan dibuat.

“Minggu lalu sudah dibuat 41 ‘storm inlet’, sisanya masih berjalan sampai target 61. Kemungkinan bertambah dan melihat kondisi di lapangan,” terangnya.

Ia menyebutkan, lobang aliran air tersebut paling banyak jumlahnya berada di Jalan Fatmawati, khususnya di depan Bank UOB mengingat jalan tersebut sering kali tergenang.

“Salah satu alternatif penanganan genangan dengan menyodet median jalan. Genangan terjadi di sisi barat dialirkan ke sisi timur yang relatif tidak ada genangan,” ujarnya.

Heru menambahkan, lobang ‘storm inlet’ dirancang sedemikian rupa agar air cepat masuk ke lobang dan mengalir ke saluran air yang sudah ada.

Menurut dia, teknik ‘storm inlet’ sudah ada di kota-kota besar di dunia, lobang itu membuat air lebih cepat masuk dan tidak menggenangi jalan.

“Tapi kita pesan ke petugas PPSU untuk setiap harinya harus membersihkan sampah karena lobang ‘storm inlet’ rentan tertutup sampah,” kata Heru. (Ant)

Lihat juga...