Cilacap Targetkan 1.700 Tes PCR Setiap Minggu

Editor: Makmun Hidayat

CILACAP — Sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap menargetkan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) sebanyak 1.700 orang dalam satu minggu. Namun, target tersebut tidak selalu dapat terpenuhi.

“Memang agak sulit untuk menjaring 1.700 orang supaya pengikuti tes PCR, karena tidak semua mau. Sehingga jumlahnya masih naik-turun, tetapi kita tetap pasang target 1.700 orang per minggu sebagai tolak ukur,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griana Dewi, Kamis (15/10/2020).

Lebih lanjut dr Pramesti merinci, dalam empat minggu terakhir, jumlah tes PCR bervariasi. Minggu kemarin misalnya ada 1.287 orang, minggu sebelumnya hanya menjaring 1.094 orang, kemudian 1.526 orang dan pernah mencapai 1.633 orang.

Kadinkes mengatakan, saat ini mulai bermunculan berbagai macam klaster di Cilacap, mulai dari klaster pondok pesantren, klaster gereja. klaster hajatan hingga klaster perusahaan dan perumahan. Dari beberapa klaster tersebut yang paling mendominasi penambahan angka positif Covid-19 adalah klaster pondok pesantren.

“Dari klaster pondok pesantren di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap terdapat 157 kasus positif Covid-19, saat ini yang sudah dinyatakan sembuh ada 39 orang santri. Klaster pondok pesantren ini paling banyak, karena para penghuninya juga berjumlah banyak dan terjadi interaksi yang intens,” terangnya.

Sementara untuk klaster gereja terdapat 12 kasus positif Covid-19 dan klaster perusahaan ada 44 kasus positif. Selain itu juga terdapat klaster Desa Mergawati, Kecamatan Kroya yang ditemukan 8 kasus positif dan klaster perumahan.

Sampai dengan hari ini, total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Cilacap mencapai 543 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak  268 dinyatakan sembuh, 14 orang meninggal dan yang masih menjalani perawatan ada  261 orang.

Kecamatan yang paling banyak kasus Covid-19 yaitu Kecamatan Majenang. Total ada 184 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan yang masih menjalani perawatan sampai saat ini ada 116 orang, sisanya sudah dinyatakan sembuh. Selain di Majenang, kasus positif Covid-19 juga banyak ditemukan di Kecamatan Cilacap Tengah, di mana terdapat 85 orang positif, 49 orang masih menjalani perawatan dan 32 orang sudah sembuh.

“Kecamatan Majenang ini paling banyak kasus positif Covid-19 karena terdapat pondok pesantren yang kasus positif Covid-19 lebih dari 100 santri,” ucapnya.

Sementara itu, melihat perkembangan angka Covid-19 yang terus bertambah, Bupati Cilacap. Tatto Suwarto Pamuji meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, terutama menghindari kerumunan ataupun tidak berkegiatan yang menimbulkan kerumunan.

“Menjaga jarak itu sangat penting sebagai upaya pencegahan, jadi saya berharap minimalkan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, serta selalu menggunakan masker dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir, itu proteksi kita di tengah pandemi ini,” pesannya.

Lihat juga...