Dongeng Fabel Efektif Edukasi Nilai Kebaikan Bagi Anak

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Mendongeng menjadi salah satu media edukatif bagi anak-anak usia dini, dan dinilai lebih efektif menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini. Dongeng juga menjadi cara menarik dan tidak membosankan bagi anak-anak, bahkan menyenangkan.

Nur Ekayani, pegiat literasi asal Bandar Lampung yang aktif mendongeng, mengaku menggunakan fabel sebagai media pembelajaran. Dongeng fabel dengan tokoh hewan, menjadi cara untuk memudahkan edukasi kaya isi.

Nur Ekayani bersama Diki yang dikenal sebagai pegiat literasi perpustakaan jalanan, menyebut dongeng fabel dipilih saat mengisi waktu bersama anak-anak dalam kegiatan perpustakaan jalanan. Cerita binatang yang mudah dimengerti, menjadi wahana menghibur dan mendidik.

Nur Ekayani bilang, fabel memiliki sejumlah sisi positif, di antaranya berisi pesan moral. Pesan moral yang ingin disampaikan kerap muncul pada karakter atau tokoh dalam dongeng. Tokoh tersebut memberi pesan nilai positif universal, seperti menolong sesama, mengutamakan kepentingan orang lain serta nilai kebaikan lainnya.

Karakter boneka bernama Eci, menjadi media medongeng oleh Nur Ekayani, Kamis (29/10/2020). -Foto: Henk Widi

“Saya memakai media boneka untuk mendongeng dengan karakter atau tokoh Eci, yakni boneka dengan ciri khas rambut dikucir dua, digambarkan bisa berbicara oleh suara saya,” terang Nur Ekayani, saat ditemui Cendana News di Bakauheni, Kamis (29/10/2020).

Dongeng fabel yang diceritakan, lanjut Nur Ekayani, umumnya lebih mudah dimengerti oleh anak-anak. Alur cerita yang dibuat disesuaikan dengan dunia keseharian anak-anak. Dunia anak-anak yang kerap memiliki perseteruan dan kemudian akan berbaikan kembali, bisa dikisahkan melalui tokoh hewan atau binatang tertentu.

Penggunaan dongeng fabel, ujar Nur Ekayani, merangsang potensi anak untuk berimajinasi. Dalam faktanya, hewan tidak bisa berbicara seperti manusia. Aktivitas berjalan, berbicara dan berinteraksi dalam dunia hewan akan mendorong anak berpikir secara imajinatif. Hewan yang ada di darat dan laut bisa menjadi tokoh untuk dongeng yang diperdengarkan.

“Paling pokok, dongeng fabel akan dikaitkan dengan upaya mendorong minat baca atau literasi dengan adanya tokoh yang menarik pada buku,” kata Nur Ekayani.

Kaitan fabel dengan membaca, menurutnya sangat erat. Ia kerap menyiapkan buku dongeng fabel. Usai mendongeng, buku yang isinya dikisahkan dengan memakai boneka bisa dibaca oleh anak. Kombinasi mendongeng dengan aktivitas membaca akan makin sempurna, saat anak bisa kembali menceritakan dongeng dengan bahasanya.

Ia selalu menekankan,  bahwa mendengarkan dongeng dan membaca dongeng menjadi kegiatan yang seru. Alat peraga boneka menjadi alternatif untuk menyampaikan dongeng menjadi lebih menarik. Karakter Eci, menjadi pilihan untuk mengembangkan kemampuan imajinasi baginya sebagai pendongeng.

“Ekspresi wajah, mulut, dan gerak tubuh bisa disampaikan melalui kelihaian tangan, dan intonasi suara bisa disesuaikan dengan dongeng fabel yang disampaikan,” bebernya.

Pada saat mendongeng di hadapan anak-anak Dusun Kayu Tabu, ia mengisahkan tentang dunia ikan paus. Persahabatan serta kehidupan ikan paus di laut erat kaitannya dengan dunia anak-anak yang ada di pesisir pantai. Dongeng fabel memberikan pesan moral untuk bisa saling menolong dan berbagi. Anak-anak terlihat antusias untuk mendengarkan dongeng fabel yang dibawakannya.

Ardy Yanto, pegiat literasi motor perahu pustaka, mengundang pendongeng untuk mendongeng bagi anak-anak di pesisir. Edukasi yang disampaikan selama ini kerap menggunakan buku. Edukasi menggunakan dongeng, menjadi salah satu cara variatif agar anak-anak tidak bosan. Kegiatan mendongeng dilakukan di ruangan sebagian dilakukan pada tepi pantai.

“Anak-anak akan antusias belajar memakai dongeng fabel, karena salah satu pesan yang disampaikan salah satunya rajin membaca buku,” cetusnya.

Kombinasi belajar dengan mendongeng serta membaca buku, juga menjadi pengisi waktu saat masa pembelajaran jarak jauh (PJJ). Selama masa PJJ, anak-anak di wilayah pesisir pantai kerap mengisi waktu dengan bermain. Kegiatan mendengarkan dongeng, membaca buku menjadi aktivitas yang menyenangkan saat liburan.

Lihat juga...