Dosen PTS Dikti Wilayah X Peroleh BLT

Kepala LLDIKTI Wilayah X, Prof Dr Herri – Foto Ant

PADANG – Dosen Pperguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah X, akan memperoleh bantuan langsung tunai (BLT). Dikti Wilayah X meliputi Jambi, Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat

Kepala LL Dikti Wilayah X, Prof Dr Herri mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu dosen PTS di tengah pandemi virus corona jenis baru (COVID-19). Selain itu, dosen yang akan memperoleh bantuan tersebut harus memenuhi syarat merupakan dosen yang bergaji di bawah Rp5 juta. “Kemudian syarat selanjutnya bagi dosen yang memiliki Nomor Urut Pendidik (NUP), melengkapi data NIK, dan memiliki BPJS Ketenagakerjaan” kata dia, di Padang Minggu (4/10/2020).

Sebelumnya, LL Dikti Wilayah X telah menyampaikan melalui surat, tentang permintaan data dosen calon penerima BLT. Surat diberikan kepada seluruh pimpinan PTS, agar melengkapi data dosen yang akan menerima bantuan tersebut. “Sehubungan dengan surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud No. 924/E.E1/KP/2020 pada 21 September 2020, lalu terkait permintaan data dosen pemilik NUP dan tidak bekerja atau mendapatkan pendapatan tetap dari tempat lain,” tandasnya.

Ia juga meminta melalui surat tersebut, pimpinan PTS segera melakukan validasi data, serta melengkapi data Nomor Induk Kependudukan (NIK), BPJS Ketenagakerjaan, NPWP, pendapatan terkini melalui aplikasi registrasi sumber daya manusia PD Dikti melalui tautan http://sdm.pddikti.kemdikbud.go.id. “Kami juga meminta agar data tersebut segera diisi paling lambat Jumat lalu,” jelasnya.

Ia berharap, seluruh dosen di PTS yang merupakan calon penerima BLT tersebut telah melengkapi data yang diminta, agar bantuan bisa terealisasi dengan cepat. “Diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban dosen yang terdampak pandemi COVID-19 dan dimanfaatkan sebaik mungkin,” tandasnya.

Dengan bantuan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi dosen dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi. Sejumlah mahasiswa dan dosen, juga telah menerima bantuan kuota internet yang diberikan pemerintah beberapa waktu lalu. “Sudah ada beberapa yang keluar beasiswanya. Sudah dibayarkan. Karena beasiswa paket internet tersebut langsung diserahkan dari pusat,” jelasnya.

Saat ini sistem perkuliahan di PTS masih dilakukan secara daring. Dengan demikian, ia berharap bantuan kuota internet tersebut dapat memudahkan mahasiswa dalam menjalankan kuliah. Ia juga mengimbau, dosen tetap meningkatkan kualitas pembelajaran secara daring, agar pembelajaran tetap berjalan lancar dan lebih efektif. (Ant)

Lihat juga...