Enam Rumah dan Satu Musala di Sukabumi Diterjang Tanah Longsor

SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencatat, ada enam rumah dan satu musala rusak, akibat diterjang tanah longsor di Kampung Ciseupanhilir, Senin (26/10/2020).

“Enam rumah di RT 03/06, Desa Seuseupan, Kecamatan Caringin.yang rusak. Riciannya, satu unit rusak berat, dua rusak sedang, dan satu rusak ringan, sementara musala mengalami rusak berat,” kata Koordinator Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, Senin (26/10/2020).

Informasi yang dihimpun dari BPBD setempat, tanah longsor terjadi karena hujan deras, yang turun dan menyebabkan terjadinya retakan tanah sawah. Lokasi permukiman yang terdampak longsor, berada di tempat yang lebih rendah, ketimbang sawah. Bencana itu mengakibatkan enam unit rumah tertimbun bersama satu musala.

Pada kejadian tanah longsor kali ini, tidak ada korban jiwa. Namun, 10 jiwa terdampak, terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudaranya terdekat. Hingga saat ini, petugas gabungan dari unsur BPBD, TNI, Polri, relawan, dan dibantu masyarakat, masih membersihkan puing bangunan yang rusak dan mengevakuasi barang berharga milik penyintas.

Mayoritas kecamatan di Kabupaten Sukabumi, saat ini masuk daerah rawan longsor. Sehingga pihaknya mengimbau warga selalu waspada bencana, apalagi curah hujan cukup tinggi. Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, fenomena La Nina memicu turunnya hujan deras. Salah satunya di wilayah Sukabumi dan sekitarnya, sedangkan puncaknya diprediksi pada Februari 2021.

“Kami sudah melakukan pendataan di lokasi tanah longsor di Kampung Ciseupahilir dan mengimbau kepada warga sekitar agar mengungsi ke tempat aman jika ada tanda-tanda akan terjadi longsor seperti hujan deras,” kata Daeng Sutisna.

Pihaknya sudah menugaskan petugas dan relawan penanggulangan bencana tingkat kecamatan, untuk bersiaga dan meningkatkan kewaspadaan. Terutama untuk meminimalisasi dampak, jika terjadi bencana, baik dari sisi korban jiwa maupun harta. (Ant)

Lihat juga...