Endapan Sampah di Bawah Jembatan Bakrie Bekasi, Butuh Penanganan

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Tumpukan sampah di aliran Kaliabang terlihat mengendap di Jembatan Bakrie, wilayah perbatasan antara Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria dan Harapan Jaya, Bekasi Utara, tepatnya di Jalan Kaliabang Bungur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Sampah tersebut bercampur lumpur, sehingga penanganannya tak bisa dilakukan secara manual saja.

Pantauan Cendana News di lokasi sampah menumpuk padat di bawah jembatan tepat di pertigaan pertemuan kali arah Kali Seroja dan Kali Mati. Warga sekitar mengakui bahwa kondisi tumpukan sampah itu sudah lama terjadi.

Sampah tersebut menambah aroma tak sedap lingkungan sekitar yang dikelilingi beragam pabrik industri karena aliran sampah dari sisi kiri berwarna hitam dari depan industri yang ada di sekitar wilayah setempat.

“Itu kondisinya sudah lama, mungkin karena di perbatasan antara Bekasi Utara dan Medan Satria maka tidak dibersihkan. Tapi kalo melihat ini masuk wilayah Bekasi Utara,”ujar Abdul Malik warga yang berada di lokasi dikonfirmasi Cendana News, Rabu (14/10/2020).

Meski sudah lama, lanjutnya, tumpukan sampah itu tidak dibersihkan dengan cara manual tentunya harus menggunakan alat berat melihat tumpukan sampah yang mengendap dengan lumpur.

Menurutnya, tumpukan terjadi, kian padat akibat beberapa waktu terakhir terjadi hujan di Kota Bekasi. Dia memperkirakan sampah juga dibawa air hingga terjadi penumpukan di bawah Jembatan Bakrie.

“Jembatan ini dikenal dengan Jembatan Bakrie, Jalan Kalibang Bungur, karena di sebelahnya persis pabrik Bakrie. Jadi warga pahamnya Jembatan Bakrie,” ujarnya.

Iyan warga lainnya, mengakui tumpukan sampah hanya terjadi di sisi kanan jembatan dari arah Kelurahan Pejuang setelah pabrik pipa Bakrie. Melihat tumpukan sampah yang padat, pembersihan tidak bisa dilakukan dengan cara manual.

“Itu sampahnya sudah padat banget, bercampur lumpur. Di sisi jembatan menuju Bekasi Utara dipasang jaring pembatas, maka sebelahnya kondisinya bersih, dan sampah hanya menumpuk di sebelahnya” ungkap Iyan.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria, Ali Yunus, mengaku akan mengecek lokasi tumpukan sampah tersebut. Dia juga ingin memastikan tumpukan sampah tersebut masuk wilayah mana.

“Karena lokasinya di perbatasan, maka saya ingin melihat langsung. Terima kasih infonya, segera kami cek,” ujarnya.

Sementara Lurah Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Dedi Suparjan, membantah jika lokasi tumpukan sampah tersebut masuk di wilayahnya. Dia menegaskan bahwa tumpukan sampah tersebut masuk wilayah Kelurahan Pejuang.

“Kalo jembatan itu yang dimaksud masuk wilayah Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria. Tapi saya coba lihat langsung guna memastikan,” tukasnya.

Diketahui lokasi jembatan yang ditumpuki sampah tersebut posisinya memang berlokasi di wilayah perbatasan antara Bekasi Utara dan Medan Satria.

Lihat juga...