Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Peran Pesantren

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Staf Khusus Wapres RI Bidang Ekonomi dan Keuangan, Lukmanul Hakim mengatakan, Hari Santri Nasional 2020 merupakan momentum untuk memperkuat peran pesantren dalam fungsinnya sebagai lembaga pendidikan, lembaga dakwah, dan lembaga pemberdayaan masyarakat. 

“Pesantren memiliki peran strategis di tengah masyarakat, sehingga pesantren dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang ada di masyarakat baik sosial maupun ekonomi,” ujar Lukmal, pada peringatan Hari Santri Nasional 2020 secara virtual di Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Melalui program akselerasi ekonomi kerakyatan berbasis pesantren dan komunitas yang diluncurkan pada peringatan Hari Santri Nasional ini, Lukman berharap pesantren akan memperkuat perannya dalam pemberdayaan.

Khususnya sebut Lukman, yakni pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), membangun ketahanan pangan berbasis pesantren dan komunitas serta pengembangan sektor keuangan pesantren.

“Penguatan kewirausahaan santri, penguatan lembaga keuangan mikro syariah, pengembangan sektor riil dan ketahanan pangan adalah program utama akselerasi ekonomi kerakyatan berbasis pesantren dan komunitas,” urai Lukmanul Hakim yang merupakan Ketua Peringatan Hari Santri Nasional 2020.

Lebih lanjut dia menyampaikan, keberpihakan pemerintah kepada pesantren sangat besar. Selain telah lahirnya Undang-Undang (UU) Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren, pemerintah juga mengembangkan Balai Latihan Kerja (BLK) pesantren, peningkatan kapasitas dan program vokasi pesantren, fasilutas Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah, dan permodalan UMKM.

“Dalam pemulihan ekonomi nasional ditengah pandemi Covid-19, pesantren  juga mendapatkan alokasi dana,” ujar Lukmanul Hakim yang menjabat Ketua MUI Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat.

Lukman mengajak para pimpinan dan pengasuh pesantren untuk menjadikan peran strategis pesantren sebagai bagian upaya membangun bangsa menuju Indonesia maju.

Pimpinan Pondok Pesantren Maditannajah, Agus Abdul Ghofur menegaskan, pesantren adalah lembaga pendidikan yang telah lama berkiprah di bumi nusantara ini jauh sebelum kemerdekaan sampai paska kemerdekaan, pesantren senantiasa berkhidmat untuk umat dan bangsa.

Maka menurutnya, sudah sewajarnya pesantren terus diperhatikan, baik oleh pemerintah instansi swasta atau perorangan. Karena keberadaan pesantren dirasakan sangat bermanfaat khususnya untuk pembentukan karakter anak-anak bangsa.

Sinergi ini menjadikan kualitas pendidikan pondok pesantren bertambah kuat dan maju, khususya dalam program ketahanan pangan.

“Pemberdayaan ketahanan pangan, kami ada tanaman hidroponik, produksi tempe dan toko grosir. Inshaallah dengan dibantunya pondok pesantren akan bertambah maju, berkah dan manfaat,” pungkasnya.

Lihat juga...