Hasil Tes Swab 89 Tenaga Medis di Sikka, Negatif

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Perhimpunan Dokter Spesialis (PDS) Patologi Klinik (Patklin) cabang  Kupang, telah melakukan pengambilan sampel swab tenggorokan dari 73 dokter dan 16 analis yang bertugas di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Jumat (16/10/2020) dan Sabtu (17/10/2020).

Sebanyak 89 sampel swab tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilaksanakan di Laboratorium Biomolekuler RSU Prof. WZ Johannes Kupang, diperoleh hasil negatif.

“Kalau dari hasilnya saya merasa gembira, karena ini membuktikan teman-teman dokter konsisten menjalani protokol kesehatan selama bertugas,” sebut Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis  (PDS) Patologi Klinik (Patklin) Cabang  Kupang, dr. Dwi Kurniawan Nugroho, Sp.PK, dokter di RS TC Hillers, Maumere, Jumat (23/10/2020).

Dokter Spesialis Patalogi Klinik RS TC Hillers, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, dr.Dwi Kurniawan Nugroho, Sp.PK., saat ditemui, Jumat (23/10/2020). -Foto: Ebed de Rosary

Dokter Dwi mengatakan, meskipun selalu berhadapan dengan para pasien dan masyarakat umum, semua tenaga medis tetap konsisten menjaga protokol kesehatan, sehingga bisa terbebas dari Covid-19.

Menurutnya,kegiatan pemeriksaan swab untuk para tenaga medis ini nantinya akan rutin dilaksanakan sebulan atau dua bulan sekali, sehingga menjadi semacam skrining sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan tenaga medis.

“Sementara kami fokus untuk pemeriksaan swab bagi tenaga medis saja, karena untuk masyarakat umum peran itu sudah dijalankan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten dan Gugus Tugas Covid-19,” ucapnya.

Dokter Dwi berharap, agar masyarakat harus tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan secara benar, dan hal ini harus dijadikan sebagai sebuah kebiasaan baru di era tatanan hidup baru.

Ia meminta, agar masyarakat harus meningkatkan komitmennya untuk menjaga kesehatan agar bukan saja terhindar dari Covid-19, namun berbagai penyakit, khususnya penyakit menular lainnya.

“Tentu kami berharap agar masyarakat lebih konsisten menjalankan protokol kesehatan dalam kesehariannya, apalagi selalu berinteraksi dengan banyak orang dalam kegiatannya,” ungkapnya.

Dokter Dwi menjelaskan, hampir sebagian besar atau 90 persen dokter yang bertugas di Kabupaten Sikka, termasuk Direktur RS Lela, Ketua IDI Cabang Sikka, Pembina IDI Cabang Sikka dan mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka juga mengikuti pengambilan sampel swab tenggorokan.

Ia menjelaskan, sampel swab yang sudah diambil tersebut dikirim ke Kupang via ekspedisi kapal di Larantuka pada Minggu (18/10/2020), di mana kualitas sampel dijaga lewat pengemasan dalam suhu antara 2 hingga 8 derajat celsius.

Sementara itu, dokter spesialis penyakit dalam RS TC Hillers Maumere, dr. Asep Purnama, mengakui pemeriksaan sampel swab bagi tenaga medis, baik dokter dan tenaga analis ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat.

Menurut dokter Asep, tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19, sehingga rentan tertular. Maka, perlu ada tes swab untuk mengetahui kondisi kesehatan tenaga medis yang bertugas, terutama yang menangani pasien Covid-19.

“Selaku tenaga medis yang selalu bertugas menangani pasien Covid-19, saya mengapresiasi  tes swab ini, agar tenaga medis yang bertugas bisa dipastikan terbebas dari Covid-19,” sebutnya.

Lihat juga...