Honda Hengkang dari F1, Kontrak Verstappen di Red Bull Tidak Terpengaruh

Pebalap tim Red Bull, Max Verstappen, di sesi jumpa pers jelang Grand Prix Rusia, Sochi Autodrom – Foto Ant

JAKARTA – Bos tim Red Bull, Christian Horner memastikan, masa depan Max Verstappen di tim berlogo banteng merah tidak terpengaruh keputusan Honda untuk hengkang dari Formula 1 setelah musim 2021 selesai digelar.

Sejumlah rumor mengatakan, kepergian Honda bisa menyebabkan Verstappen menggunakan klausul keluar dari kontraknya, setelah musim depan selesai. Namun Horner, saat menjelang Grand Prix Eifel di Nurburgring, Jerman mengatakan, tidak ada klausul terkait Honda di kontrak pebalap asal Belanda itu. “Orang terus bertanya apakah kepergian Honda bisa berarti perubahan di susunan pebalap kami, atau menyebabkan Max pergi dari tim ini,” kata Horner, Rabu (7/10/2020).


“Saya bisa katakan kepada kalian, meski kontraknya privat, tidak ada klausul terkait Honda di kontrak Max atau Alex (Albon), jadi ini tidak mengubah apapun. Saya melakukan percakapan yang baik dengan Max sebelum pengumuman itu dan dia tetap termotivasi, optimistis, dan percaya dengan tim ini,”
tambah Horner.

Red Bull kini harus mencari pemasok power unit baru untuk musim 2022, ketika F1 memasuki era baru, dengan regulasi aerodinamika yang dirombak besar-besaran. “Sekarang karena situasinya jelas, dan kami memiliki waktu. Kami harus mencari solusi power unit yang kompetitif untuk 2022 dan setelahnya,” tandas Horner.

Menurutnya, saat ini adalah waktu yang memungkinkan untuk mengevaluasi semua opsi dan kemungkinan. “Kami telah memenangi balapan di era hybrid ini dengan dua power unit yang berbeda (Renault dan Honda), jadi fokus kami lebih kepada sasis dan dalam hal apa yang menghasilkan, dan apapun power unit yang kami gunakan, kami akan berhasil,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...