Ibra Cetak Dua Gol, Milan Menangi Derby Della Madonina

Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Inter Milan dalam pertandingan Liga Italia yang dimainkan di Stadion San Siro, Milan, Sabtu (17/10/2020) – Foto Ant

JAKARTA – AC Milan memenangkan Derby della Madonina 2-1 atas Inter Milan, untuk memuncaki sementara klasemen Liga Italia Serie A, dengan 12 poin, Minggu (18/10/2020) dini hari WIB.

Rossoneri memenangkan semua, dari empat pertandingan pertamanya di musim ini. Sedangkan Inter, pada posisi keenam dengan tujuh poin. Ketiga gol dalam pertandingan derby tersebut tercipta pada babak pertama. Megabintang Swedia, Zlatan Ibrahimovic, membuka keunggulan Milan pada menit ke-13, dan menggandakannya pada menit ke-16. Sedangkan Inter memperkecil ketertinggalan lewat gol Romelu Lukaku, pada menit ke-29.

Inter mengancam gawang Milan, saat Achraf Hakimi mengecoh Theo Hernandez, untuk melepaskan sepakan yang masih dapat dimentahkan kiper, Gianluigi Donnarumma. Namun Aleksandar Kolarov membuat wasit menghadiahkan penalti kepada Milan, karena melanggar Ibrahimovic di kotak penalti. Ibrahimovic mengeksekusi penalti, namun bola masih dapat ditahan kiper Samir Handanovic. Bola memantul, untuk segera disambar kembali oleh  penyerang Swedia tersebut.

Rossoneri menggandakan keunggulan melalui serangan balik. Davide Calabria, yang berhasil memotong umpan silang Ivan Perisic kepada Hakan Calhanoglu, dan umpan silangnya disambar sempurna oleh Ibrahimovic. Tertinggal dua gol, tidak membuat Inter patah arang. Gawang Milan kemudian kemasukan untuk pertama kalinya di musim ini, saat Ivan Perisic bergerak di sisi kiri dan mengirimkan umpan tarik untuk disambut sepakan Lukaku. Skor 2-1 untuk Milan.

Berhasil memperkecil ketertinggalan, membuat Inter semakin bersemangat. Peluang selanjutnya muncul, manakala Lautaro Martinez menyundul umpan silang Hakimi, bola melewati Donnaruma, namun masih dapat disapu Simon Kjaer. Peluang terbaik lain didapat Inter saat Arturo Vidal dengan cerdik melambungkan bola kepada Hakimi, yang lolos dari perangkap offside, namun sundulannya masih melebar.

Milan lebih banyak mengandalkan serangan balik pada babak kedua. Pemain pengganti, Rade Krunic, menyia-nyiakan peluang bagus untuk memperbesar keunggulan Milan, ketika melepaskan tembakan melambung di atas mistar gawang.

Inter mendapat penalti pada menit ke-74, ketika Donnarumma dianggap menjatuhkan Lukaku. Namun VAR membatalkannya, karena lebih dahulu terjadi offside. Pelatih Inter, Antonio Conte bersikeras, pemain Milan Simon Kjaer sempat menyentuh bola, namun wasit mengganggap itu tidak disengaja. Sementara Lukaku mendapatkan dua peluang berbahaya tetapi gagal menaklukkan Donnarumma.

Dipertandingan lain Sampdoria mempertahankan tren kemenangan, dengan menggulung Lazio 3-0 di Stadion Luigi Ferraris, Genoa. Penyerang veteran, Fabio Quagliarella memecah kebuntuan pada menit ke-32, sebelum Tommaso Augello menggandakan keunggulan pada menit ke-41. Gol penutup Sampdoria tercipta setelah turun minum melalui gol Mikkel Damsgaard pada menit ke-74. Tiga poin ini mendongkrak Sampdoria ke posisi kesembilan dengan enam poin. Sebaliknya, kekalahan kedua dari tiga laga terakhir membuat Lazio turun ke posisi kesembilan dengan empat poin. (Ant)

Lihat juga...