Kadinas KUKMP Bantul Apresiasi Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Bantul, Agus Sulistiyana, mengapresiasi Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, yang mampu menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai indikator sehat atau tidaknya sebuah koperasi. 

Agus menyebut, penyelenggaraan RAT koperasi sangat penting karena memiliki tiga fungsi pokok. Yakni, sebagai sarana bagi pengawas koperasi dalam menyampaikan laporan pengawasan, sarana pengurus koperasi mempertanggungjawabkan kinerjannya kepada seluruh anggota, dan sarana bagi setiap anggota dalam memberikan masukan bagi kemajuan koperasi.

“Itulah tiga fungsi pokok penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) bagi koperasi. Jangan sampai RAT hanya menjadi pertemuan rutin tahunan saja,” katanya, saat menghadiri kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2019 Koperasi Jasa KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, di Memorial Jenderal Besar HM Soeharto dusun Kemusuk, Senin (28/9/2020).

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Bantul, Agus Sulistiyana, saat menghadiri kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2019 Koperasi Jasa KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, di Memorial Jenderal Besar HM Soeharto, Senin (28/9/2020). –Foto: Jatmika H Kusmargana

Menurut Agus, di kabupaten Bantul saat ini tercatat 351 koperasi tersebar di semua wilayah kecamatan. Hanya saja, mayoritas koperasi berada dalam kondisi memprihatinkan. Bahkan, tercatat hanya ada 13 koperasi saja yang dinyatakan dalam kondisi sehat, baik dari sisi pengelolaan maupun keuangan.

“Jumlah koperasi di Bantul sebenarnya banyak. Namun, hampir semuanya tidak ada yang melibatkan kaum milenial. Baik pengurus maupun anggotanya kebanyakan adalah kaum tua. Padahal, di era 4.0, era otomasi seperti sekarang ini, yang lebih paham dan lebih cekatan adalah kaum muda. Kalau generasi tua sudah ketinggalan jauh. Ini PR besar,” katanya.

Atas dasar itu, Agus mengajak agar Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, bisa menjadi Koperasi perintis yang mendayagunakan generasi muda dalam melaksanakan setiap kegiatannya. Yakni, untuk melakukan terobosan-terobosan dan membuat program-program baru yang bisa memberikan manfaat dan kemajuan bagi masyarakat sekitarnya.

“Koperasi bisa bermitra dengan berbagai pihak, termasuk dengan perusahaan. Apalagi, di wilayah Sedayu ini merupakan kawasan industri. Koperasi bisa berkolaborasi, misalnya dengan pabrik frozenfood, untuk mendorong UKM memasarkan produknya. Atau bekerja sama dengan platform digital seperti Gojek, dan sebagainya. Jangan sampai koperasi kalah bersaing,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Agus juga berharap agar Yayasan Damandiri selaku pendamping Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, bisa terus memberikan dukungan, sehingga koperasi yang berada di dusun kelahiran Presiden ke-2 RI, HM Soeharto ini makin maju dan berkembang.

“Pemerintah saat ini tengah menyusun pemeringkatan koperasi sebagai bagian dari pembinaan. Termasuk memberikan pelatihan manajemen, pembukuan, dan lain-lain. Juga melalui program Perisai, koperasi kita bantu dana sebesar Rp25 juta. Total ada 23 koperasi di Bantul yang menerima. Semua itu kita lakukan, agar misi dan visi koperasi Bantul bisa terwujud. Yakni, mensejahterakan seluruh anggotanya,” pungkasnya.

Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, menyelenggarakan kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2019, di Memorial Jenderal Besar HM Soeharto, Senin (28/9/2020).

Dalam laporan pertanggungjawabannya, pengurus menyampaikan, bahwa sepanjang  2019, Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri, mampu menghasilkan pendapatan usaha Rp118 juta, dan sisa hasil usaha (SHU) Rp5,5 juta.

Pendapatan usaha paling besar berasal dari unit usaha simpan pinjam sebesar Rp69 juta. Serta pendapatan dari penjualan produk dagangan dari unit usaha warung Rp18 juta, dan pendapatan dari unit usaha homestay sebesar Rp18 juta.

Meski besaran SHU belum seperti yang diharapkan, Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo mampu menyalurkan berbagai bantuan sosial hingga mencapai Rp288 juta lebih. Meliputi bantuan lantainisasi sebesar Rp246 juta untuk 171 KK, bantuan jambanisasi Rp10juta untuk 25 KK, bantuan untuk korban banjir dan longsor sebesar Rp22 juta, hingga bantuan penyelenggaraan Kejurda Bola Voli Rp10 juta.

Tak hanya itu, Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera, melalui unit simpan pinjam Modal Kita, sepanjang 2019 juga telah menggulirkan dana pinjaman modal usaha hingga Rp1,3 miliar bagi 455 anggota. Terdiri dari 292 pedagang, 69 perajin dan pelaku industri kecil, serta 49 orang pelaku usaha di bidang pertanian, perikanan dan peternakan.

Lihat juga...