Karena Gol Bunuh Diri, Liverpool Curi Poin Penuh dari Ajax

Aksi penyerang Liverpool, Roberto Firmino, saat melakukan sundulan di tengah kawalan pemain Ajax saat keduanya bertemu di laga perdana Liga Champions Grup D di Johan Cruijff Arena, Rabu (21/10/2020) – Foto Ant

JAKARTA – Pemain Ajax Amterdam, Nicolas Tagliafico, melakukan gol bunuh diri, yang membuat Liverpool sukses mencuri poin penuh dalam laga perdana Liga Champions Grup D, yang berakhir 1-0 di Johan Cruijff Arena, Rabu (21/10/2020) waktu setempat atau Kamis (22/10/2020) dini hari WIB.

Kemenangan itu membuat Liverpool punya bekal bagus, untuk perjalanannya di Liga Champions. Apalagi Grup D diisi dua kuda hitam yang kerap membuat kejutan. Mohamed Salah dan kawan-kawan untuk sementara berada di posisi kedua, di bawah Atalanta, yang telah berpesta gol di markas Midtjylland.

Juergen Klopp mengambil langkah berani, dengan langsung memainkan pemain muda Curtis Jones sebagai gelandang. Fabinho juga diplot sebagai bek tengah menggantikan peran Virgil van Dijk yang cedera. Sementara Erik ten Hag, menurunkan para pemain terbaiknya. Dia menugasi Dusan Tadic dan David Neres untuk mengobrak-abrik pertahanan Liverpool.

Sejak awal laga kedua tim sama-sama menampilkan permainan menyerang. Baik Ajax maupun Liverpool silih berganti melakukan serangan dengan ciri khas yang sama, kecepatan para penyerang dan sayap. Kiper Liverpool, Adrian, kembali membuat para pendukung The Reds harus menghela nafas. Ia melakukan blunder saat melakukan sapuan bola. Beruntung bola tidak kembali dikuasai pemain Ajax.

Gravenberch menciptakan peluang berbahaya pada menit-21. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti menyamping tipis di sisi kiri gawang Adrian. Setengah jam berjalan, lini pertahanan Liverpool dibuat bekerja keras untuk menghalau serangan bergelombang Ajax.

Lini depan Liverpool kesulitan untuk menciptakan peluang terbuka, berkat disiplinnya para bek tuan rumah. Meski demikian, Liverpool mampu unggul berkat gol bunuh diri Nicolas Tagliafico pada menit ke-35. Sadio Mane menusuk dari sisi kiri ke dalam kotak penalti, dan melepaskan sepakan. Namun bola yang dikirim pemain Senegal itu bisa diblok Mazroui dan justru mengarah ke Tagliafico. Bek kiri Ajax itu berniat melakukan sapuan, akan tetapi malah menyebabkan bola masuk ke gawang sendiri.

Ketidakhadiran Virgil begitu terasa di lini belakang Liverpool, ketika beberapa kali umpan terobosan selalu lolos. Melalui proses itu Tadic hampir menyamakan kedudukan, namun sepakan cungkilnya ketika berhadapan satu lawan satu dengan Adrian masih bisa dihalau Fabinho.

Di awal babak kedua, Ajax hampir memaksa kedudukan kembali imbang, jika saja sepakan keras Davy Klaassen tak membentur mistar gawang Liverpool. Tak lama berselang giliran Quincy Promes yang membahayakan gawang Adrian. Beruntung sepakan kerasnya masih bisa ditepis. Klopp melakukan pergantian besar-besaran di lini depan, dengan menarik trio Mane-Firmino-Salah, demi menjaga stamina. Dan memasukan Diogo Jota, Shaqiri, dan Minamino. Minamino memiliki peluang pertamanya pada menit 69, namun percobaan tendangannya di luar kotak penalti bisa dengan mudah ditepis Andre Onana.

Memasuki menit 73, Wijnaldum hampir membawa Liverpool menggandakan keunggulan. Namun sayang sundulannya, saat menerima umpan tendangan sudut, masih melebar tipis di atas mistar gawang. Di akhir babak kedua, baik Ajax maupun Liverpool memiliki sejumlah peluang berbahaya, akan tetapi hingga wasit meniup peluit panjang skor 1-0 untuk kemenangan Liverpool tetap bertahan. (Ant)

Lihat juga...