Kawasan Situ Rawagede Bekasi Porak-Poranda Dihantam Puting Beliung

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Angin puting beliung kembali mengamuk di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, kali ini memporak-porandakan berbagai fasilitas di tempat wisata air Situ Rawa Gede, Bojong Menteng, Rawalumbu.

Beberapa fasilitas bangunan seperti saung tempat istirahat, wisata menikmati suasana alam, perahu dan arena permainan lainnya, habis diporak-porandakan oleh angin puting beliung.

Bahkan angin puting beliung yang terjadi sekitar usai Asar disertai hujan deras dan petir menggelegar tersebut, ikut merusak sebagian bangunan gedung dewan kesenian yang berada bersebelahan dengan Situ Rawagede.

Tak hanya itu, sejumlah pohon di beberapa lokasi lainnya seperti di jembatan 6, sekitar Kantor Kecamatan Rawalumbu ada satu pohon yang tumbang. Hal tersebut membuat jalur Narogong macet total menjelang Magrib tadi.

“Ada delapan warung rusak parah, perahu rakit hancur dan perkebunan edukasi luluh lantak diterjang angin puting beliung,” ungkap Krisda, Ketua KPPL Bojong Menteng, pengelola Situ Rawagede, kepada Cendana News, Senin (26/10/2020).

Krisda, pengelola Situ Rawa Gede saat dikonfirmasi Cendana News di lokasi usai kejadian angin puting beliung, Senin (26/10/2020) – Foto: Muhammad Amin

Dia mengklaim, total taksiran kerugian mencapai Rp300 juta. Hal tersebut bukan tidak mendasar, satu perahu yang mereka rakit saja anggarannya mencapai Rp25 juta. Ada satu yang rusak parah tenggelam di dalam Situ.

Mereka mengaku saat kejadian, tengah berada di lokasi. Pengunjung yang tengah menikmati suasana Situ Rawagede berhamburan berlindung di sekitar gedung dewan kesenian. Tapi sebagian gedung tersebut juga atapnya berhamburan.

“Kami kira hanya hujan biasa, tapi ternyata disertai angin puting beliung. Ini sangat luar biasa, semua tidak bisa diselamatkan termasuk dagangan yang ada di warung yang roboh disapu angin,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa akibat angin puting beliung tersebut, tembok pembatas dan musala di tengah pemukiman warga ikut tersapu. Begitu pun keramba warga dan grand house di areal Situ Rawa Gede sebagai arena edukasi ludes porak-poranda dibawa angin.

Krisda memastikan, sementara lokasi Wisata Alam Situ Rawa Gede ditutup. Kapan akan dibuka lagi tentu butuh waktu lama.

“Belum pasti, kita benahi dulu bekas angin puting beliung. Ini kedua kali di tahun 2020 Situ Rawa Gede luluh lantak. Awal tahun diterjang banjir sekarang angin. Ini lebih parah dibanding waktu banjir awal tahun,” paparnya/

Pantauan di lokasi, semua tanaman tumbang dan ada satu pohon di area Situ juga tumbang. Namun demikian tidak ada korban jiwa akibat angin puting beliung.

“Kami langsung mengungsi semua, saat angin kencang. Sangat kaget dengan kejadian tersebut. Ini kami harus bagaimana lagi dengan kondisi sekarang,” ujarnya.

Lihat juga...