Kebon Forsa, Arena Edukasi Alternatif di Tengah Pemukiman

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Karang Taruna Unit RT 04/11, Kelurahan Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi Jawa Barat, menghadirkan area wisata sekaligus permainan edukasi seperti  flying fox  dan sepeda terbang di tengah pemukiman di wilayahnya.

Arena edukasi tersebut adalah Kebon Forsa, memanfaatkan lahan kosong seluas 2500 meter persegi. Menyediakan berbagai macam permainan edukasi, seperti tempat kemah anak, ayunan dan lainnya. Kehadirannya pun belum sampai satu bulan, tapi mulai diserbu oleh anak di sekitarnya, memanfaatkan fasilitas permainan sederhana tersebut.

“Kebetulan pemilik lahan adalah konsultan flying fox seluruh Indonesia dan kerap ke berbagai daerah membangun sarana edukasi. Dia kebetulan ingin membuat sesuatu yang bermanfaat bagi daerahnya,” papar Ujang, Ketua RT 04/11 kepada Cendana News, Minggu (18/10/2020).

Ujang, Ketua RT04/11 Jatiluhur, menjelaskan Kebon Forsa hadir belum sampai satu bulan, pengelolaan bersama dengan Karang Taruna setempat, Minggu (18/10/2020) – Foto: Muhammad Amin

Mendengar ide tersebut, lanjut Ujang, maka ia pun mengumpulkan anak Karang Taruna yang dibinanya untuk setting lokasi agar digunakan sebagai arena edukasi permainan. Meski masih belum maksimal tapi flying fox dan sepeda terbang sudah banyak dikunjungi anak-anak.

Menurutnya, ke depan lahan kosong tersebut akan ditata. Tapi perlahan, seperti pembuatan kolam ikan, dan arena lainnya agar bisa menjadi lebih menarik.

“Ini masih bertahap belum jadi secara utuh. Ke depan akan ada kolam ikan, jadi setelah sekolah mulai dibuka nanti bisa dikenalkan sebagai arena edukasi,” tandas Ujang.

Terpantau meski baru satu minggu dimulai, Kebon Forsa dari pagi sampai sore banyak diserbu anak-anak. Mereka mengantre untuk mencoba flying fox dan sepeda terbang. Selain itu anak-anak terlihat banyak juga yang bermain di tengah lapangan yang terbuka luas dan ditumbuhi beragam pohon rindang dengan ukuran besar.

“Ini adalah tempat kreasi Karang Taruna RT04/11 sehingga mereka bisa ada kegiatan positif dan tidak terus mencari bantuan setiap ada kegiatan,” ujarnya.

Wakil Ketua Karang Taruna RT 04, Abidin, mengaku, sarana edukasi terus dikembangkan seperti jadi tempat latihan Pramuka atau edukasi lainnya di tengah pandemi Covid-19.

“Sekarang banyak anak yang datang, meskipun mereka hanya bermain memanfaatkan lahan berkumpul bersama,” paparnya.

Saat ini, semua arena permainan masih tahap promosi, maka untuk sekali naik flying fox atau pun sepeda terbang tarifnya hanya Rp5000. Peralatan kelengkapan sarana edukasi mendapatkan support  dari pemilik lahan.

Lihat juga...