Kelancaran Pasokan Bahan Baku, Kunci Usaha Kuliner di Bakauheni

LAMPUNG – Libur panjang, menjadi momentum pemilik usaha kuliner untuk meraup untung. Dan saat ini, rantai pasok (supply chain) menjadi salah satu kunci jalannya usaha kuliner di kawasan Bakauheni, Lampung Selatan.

Jula, pemilik usaha kuliner di dermaga dua pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan mengaku memiliki pemasok tetap bahan baku untuk sajian kuliner. Untuk sajian minuman khas Sulawesi Selatan, Jula membutuhkan pasikan buah segar. Dan warung di area dermaga menjadi pilihan para pekerja jasa eksepedisi dan pengurus bus serta travel. Peningkatan volume kendaraan dari pulau Sumatera ke pulau Jawa saat libur panjang, berdampak positif bagi usaha kuliner tersebut.

Berbagai buah segar menjadi pilihan untuk membuat minuman dijual oleh Maya, warga Desa Kelaten, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Sabtu (31/10/2020) – Foto Henk Widi

“Kendala yang kerap kami alami sebagai pemilik usaha kuliner adakah kenaikan harga bumbu, bahan baku tepung terigu, beras dan langkanya bahan baku jenis pisang serta sejumlah buah segar, untuk pembuatan minuman. Namun saat ini suplainya lebih lancar,” ujar Jula, kepada Cendana News, Sabtu (31/10/2020)

Jula menyebut, setiap usaha kuliner di dermaga memiliki sajian dengan ciri khas masing-masing. Pengaturan dilakukan pengelola, agar pengguna jasa bisa menikmati berbagai varian kuliner berbeda. Berbagai jenis minuman buah segar, bandrek, es campur dan es buah, bisa menjadi pilihan.

Lukman, salah satu pengepul buah segar asal Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni menyebut, permintaan alpukat, mangga dan kelapa muda, mengalami peningkatan saat musim libur. Dibukanya sejumlah tempat wisata, ikut meningkatkan permintaan buah segar. “Meningkatnya kunjungan wisatawan ke objek wisata,pelaku perjalanan meningkatkan rantai pasok bahan baku usaha kuliner,” cetusnya.

Alpukat dan mangga, disebut Lukman biasa untuk memenuhi kebutuhan usaha kuliner di Banten. Permintaan banyak datang dari lokasi objek wisata pantai di Serang dan Cilegon. Buah segar menjadi bahan baku pembuatan minuman segar, yang banyak diminati saat kondisi cuaca panas.

Susanti, pedagang buah segar menyebut, ia menjual jeruk, nanas, semangka dan melon. Sebagian didatangkan dari Tulang Bawang dan Lampung Timur. Sejumlah usaha kuliner pembuatan minuman, menjadi pelanggan tetap Susanti.

Lihat juga...