Koperasi Binaan Damandiri Ini Salurkan Bansos hingga Rp288 Juta 

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Sepanjang 2019, Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, binaan Yayasan Damandiri di kecamatan Sedayu, Bantul, mampu menghasilkan pendapatan usaha Rp118 juta, serta sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp5,5 juta. 

Pendapatan usaha paling besar berasal dari unit usaha simpan pinjam, yakni Rp69 juta. Serta pendapatan dari penjualan produk dagangan dari unit usaha warung sebesar Rp18 juta, dan pendapatan dari unit usaha homestay Rp18 juta.

Hal itu terungkap dalam laporan pertanggungjawaban pengurus koperasi dalam kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2019 Koperasi Jasa KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, yang digelar di pendopo utama Memorial Jenderal Besar HM Soeharto di Kemusuk, Senin (28/09/2020).

Manajer Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, Gatot Nugroho, dalam kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2019 Koperasi Jasa KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, di Memorial Jenderal Besar HM Soeharto, Senin (28/9/2020). –Foto: Jatmika H Kusmargana

Manajer Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, Gatot Nugroho, mengatakan meski besaran SHU belum seperti yang diharapkan, namun koperasi yang dipimpinnya telah mampu menyalurkan berbagai bantuan sosial hingga lebih Rp288 juta.

“Meski SHU kita masih kecil, hanya sekitar Rp5juta, namun kita telah mampu menyalurkan bantuan sosial cukup besar, yakni mencapai Rp288 juta. Meliputi bantuan lantainisasi Rp246 juta untuk 171 KK, bantuan jambanisasi Rp10juta untuk 25 KK, bantuan untuk korban banjir dan longsor Rp22 juta, dan bantuan penyelenggaraan Kejurda Bola Voli sebesar Rp10juta,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Gatot juga menyampaikan Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera melalui unit simpan pinjam Modal Kita, sepanjang 2019 mampu menggulirkan dana pinjaman modal usaha hingga Rp1,3 miliar, bagi 455 anggota. Terdiri dari 292 pedagang, 69 perajin dan pelaku industri kecil, serta 49 orang pelaku usaha di bidang pertanian, perikanan dan peternakan.

“Dalam RAT kali ini, seluruh anggota koperasi sepakat untuk melakukan perubahan struktur organisasi. Antara lain, dengan memasukkan kalangan milenial atau generasi muda dalam kepengurusan. Diharapkan, adanya tenaga baru ini dapat meningkatkan kinerja dan pengelolaan koperasi menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Digelar di tengah situasi pandemi, RAT Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo tutup buku tahun 2019 dilaksanakan secara terbatas, serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Hadir dalam RAT kali ini seluruh pengurus Koperasi, termasuk sejumlah pejabat daerah setempat mulai dari kepala dusun, kepala desa, kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kabupaten Bantul, hingga perwakilan dari Yayasan Damandiri Jakarta.

Lihat juga...