Koperasi Sahabat Damandiri Samiran Fokus Tingkatkan Kualitas SDM

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Manager Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran Bayu Pramana. Foto Dok

BOYOLALI — Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari Samiran Selo Boyolali Jawa Tengah mengaku akan lebih fokus untuk meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) yang dimiliki.

Hal itu diperlukan agar pengelolaan unit-unit usaha baik itu unit usaha simpan pinjam Modal Kita, unit usaha Kampung Homestay Damandiri, unit usaha Warung Cafe Damandiri, maupun unit usaha Taman Bunga Merapi Garden bisa terus berkembang dan berjalan secara maksimal.

Manager Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Bayu Pramana mengatakan, pihaknya akan fokus untuk menggelar program-program pelatihan SDM bagi seluruh karyawan. Meliputi pengembangan keterampilan teknis maupun non teknis, seperti pelatihan akuntansi, memasak dan manajemen, dengan bekerjasama dengan lembaga terkait, .

“Kita juga akan berupaya memberikan tunjangan, seperti kenaikan gaji atau tunjangan lainnya kepada pengelola, disesuaikan dengan kemampuan keuangan koperasi dan mengacu pada UMR yang berlaku,” ujarnya belum lama ini.

Terkait peningkatan kualitas SDM unit usaha wisata seperti Warung dan Taman Bunga, Bayu mengaku telah berencana menggelar kegiatan gathering bagi pengelola dan karyawan, untuk meningkatkan kemampuan berorganisasi, kepemimpinan, tanggung jawab dan meningkatkan kualitas SDM, dengan melibatkan lembaga profesional.

“Salah satu upaya yang akan kita lakukan antara lain adalah menyediakan daftar penilaian kinerja karyawan dan pengelola, baik bulanan maupun tahunan. Termasuk meningkatkan tingkat kedisiplinan karyawan dan pengelola,” pungkasnya.

Sebagimana diketahui Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2019 berlokasi di desa setempat Selasa (22/09/2020). Dalam RAT tersebut Koperasi mencatatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) hingga mencapai Rp252 juta selama 2019.

Jumlah SHU yang berhasil didapatkan Koperasi binaan Yayasan Damandiri itu diketahui meningkat sebesar 68 persen atau sebesar Rp 103 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Pasalnya untuk tahun 2018, besaran SHU Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran tercatat berkisar di angka Rp150 juta.

“Untuk SHU unit Tabur Puja atau Modal Kita pada tahun 2019 masih minus, karena simpan kegiatan pinjam baru jalan selama 2 tahun. Sehingga uang yang diputar belum bisa maksimal. Karena itu langkah kita pada tahun 2020 ini adalah mengupayakan pencarian bisa mencapai Rp3 milyar,” ujar Manager Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Bayu Pramana.

Dalam laporannya, Bayu sendiri menyebutkan Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran mendapatkan gelontoran dana dari Yayasan Damandiri hingga mencapai Rp3 milyar. Namun hingga 2019 hanya mampu terserap sebesar Rp1,4 milyar. Hal itu dikarenakan Koperasi baru terbentuk sekitar 2 tahun. Sehingga jumlah anggota masih cukup kecil, yakni sebanyak 400 orang yang tersebar di 7 kelompok.

“SHU Koperasi paling besar bersumber dari unit-unit usaha di sektor pariwisata. Seperti homestay yang mampu memberi pemasukan ke koperasi mencapai Rp19 juta. Warung cafe yang memberi pemasukan mencapai Rp33 juta. Serta wisata taman bunga yang memberi pemasukan mencapai Rp187 juta,” paparnya.

Sementara itu, simpanan anggota koperasi hingga tahun 2019, tercatat berada di angka Rp22 juta. Terdiri dari simpanan pokok sebesar Rp15 juta serta simpanan wajib sebesar Rp 7,9 juta. Sedangkan nilai aset Koperasi hingga tahun 2019 dilaporkan mencapai Rp929 juta. Jumlah itu tumbuh sekitar 34 persen atau meningkat Rp 223 juta dari tahun sebelumnya yang hanya Rp696 juta.

“Untuk nilai aset simpan pinjam mencapai Rp2,6 miliar. Tumbuh sekitar Rp 1,7 miliar dari nilai aset tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp825 juta,” pungkasnya.

Lihat juga...