Laiskodat: Destinasi Wisata Rote Ndao Harus Bebas Sampah

KUPANG — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat mengingatkan agar destinasi wisata di Kabupaten Rote Ndao bebas dari persoalan sampah agar semakin banyak orang yang tertarik untuk berkunjung ke daerah itu.

“Alam, lingkungan, dan laut di sini harus selalu kita jaga dan rawat baik-baik, bebas dari sampah. Kita tidak mau di Rote yang indah ini, pantainya penuh sampah terlebih sampah plastik,” katanya dalam siaran pers Biro Humas Setda Provinsi NTT yang diterima di Kupang, Rabu (21/10/2020).

Gubernur Laiskodat telah mengingatkan persoalan sampah ini dalam acara peresmian Kecamatan Loaholu yang baru dimekarkan dari Kecamatan Rote Barat Laut, di Kabupaten Rote Ndao pada Selasa (20/10) kemarin yang dihadiri Bupati Rote Ndao bersama jajaran serta unsur pimpinan DPRD setempat.

Ia mengatakan, pemerintah daerah harus mengambil sikap tegas dalam upaya menjaga agar lingkungan termasuk setiap destinasi wisata baik di darat dan laut di Rote Ndao bebas dari persoalan sampah.

“Termasuk juga hotel-hotel yang tidak mampu menjaga kebersihannya harus dikenai denda dengan tegas,” katanya.

Gubernur Laiskodat mengatakan dengan penanganan sampah yang baik maka semakin banyak wisatawan tertarik untuk berkunjung termasuk investor yang datang untuk membangun Rote Ndao menjadi lebih baik lagi.

Kabupaten Rote Ndao sendiri merupakan salah satu daerah tujuan wisata di NTT yang terkenal memiliki destinasi unggulan Pantai Nemberala dengan perairan di sekitarnya yang menjadi lokasi wisata berselancar.

Selain itu, wisata perairan Mulut Seribu yang dibangun pemerintah Provinsi NTT menjadi salah satu dari tujuh destinasi unggulan tourism estate yang dikembangkan berbasis masyarakat.

“Destinasi unggulan ini harus tetap dirawat sehingga orang-orang tetap tertarik untuk datang menikmatinya, salah satu caranya dengan memastikan agar bebas dari masalah sampah,” katanya. (Ant)

Lihat juga...