Lalapan Segar Alternatif Bahan Makanan Pelezat Kuliner Khas Lamsel

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Kekayaan tradisi kuliner tak lepas dari kearifan masyarakat dalam memanfaatkan bahan pangan yang ada di sekitar tempat tinggal. Berbagai lalapan segar selalu ada pada setiap menu kuliner yang disajikan, mulai dari jering, jengkol, terong bulat, ranti atau lenca, daun kemangi hingga daun keningkir.

Menu makanan tradisional ikan bakar dengan lalapan terong, kemangi, ranti, keningkir dan sambal pekhos buatan Rohana warga Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu (17/10/2020). Foto: Henk Widi

Rohana, salah satu warga Desa Kelawi, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan menyebutkan, kesegaran dari berbagai jenis lalapan jadi penambah selera makan.

“Menu lalapan jadi kerarifan lokal masyarakat asli Lampung diwariskan oleh leluhur kami yang dahulu kala kerap berhuma atau membuka ladang di hutan, banyak pucuk tanaman hijau dan segar serta buah, kandungan gizi sayuran segar membuat lalapan selalu ada saat makan,” terang Rohana saat ditemui Cendana News, Sabtu (17/10/2020).

Rohana bilang suasana keakraban akan semakin terlihat saat varian makanan semakin beragam. Tradisi makan bersama atau bancakan dilakukan olehnya saat bersyukur atas pendidikan kesetaraannya sebagai guru.

Penyiapan menu kuliner segar sebut Rohana disajikan dengan cara sederhana. Ikan tengkurungan diolah dengan cara dibakar memakai bara api oleh Ardy Yanto sang suami. Ia dan rekan rekannya menyiapkan nasi hangat, sayur asam dari kacang tanah, terong dan kacang panjang. Sambal pekhos jadi menu wajib untuk jadi cocolan ikan bakar.

“Sambal pekhos jadi cocolan untuk lalapan yang tersedia sehingga perpaduan bumbu akan semakin nikmat disantap,” beber Rohana.

Sejumlah lalapan sebut Rohana dipercaya memiliki khasiat kesehatan, bahkan diyakini mengencangkan kulit bagi wanita dan bagus untuk vitalitas. Sebagai penunjang kesehatan tubuh lalapan sengaja ditanam alami tanpa pupuk kimia dan juga herbisida.

“Semua tanaman alami tanpa bahan kimia sehingga meski disantap mentah tetap aman,” cetusnya.

Ardy Yanto, sang suami menambahkan tanaman jenis sintrong, pucuk daun jambu mede dan lalapan lain potensial jadi bahan pangan. Ia bahkan kini menanam jenis ranti atau lenca, keningkir di pekarangan rumah.

“Lahan subur diperoleh dari pupuk kompos dan kandang, hanya disiram tanpa diberi bahan kimia,” bebernya.

Lalapan yang disajikan sebutnya bagi sebagian orang memiliki rasa yang aneh. Namun lidah yang terbiasa dengan lalapan keningkir,jengkol,jering,ranti akan semakin nikmat saat dipadukan dengan sambal pekhos. Ardy Yanto juga yakin makanan bisa jadi penentu untuk stamina tubuh.

Jupri,penyuka lalapan menyebut kuliner tradisional kerap mudah diperoleh dari kebun. Saat pandemi Covid-19 sejumlah makanan segar yang diperoleh dari alam memiliki khasiat menjaga data tahan tubuh. Mengonsumsi keningkir sebutnya berkhasiat untuk mengurangi kadar gula dalam darah dan mampu mencegah kanker.

Lihat juga...