Lestarikan Lingkungan, 1.000 Pohon Ditanam di Bukit Kejora

BANGKA TENGAH  – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Beluluk, Kabupaten Bangka Tengah, menanam 1.000 pohon buah-buahan di Bukit Kejora, guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke objek wisata alam itu.

“Saya minta pengurus menjaga wisata alam Bukit Kejora ini dan jangan sampai kawasan ini menjadi tempat berbuat maksiat, minum minuman keras, dan narkoba,” kata Erzaldi di Bukit Kejora, Babel, Minggu.

Ia mengatakan penanaman 1.000 pohon buah-buahan ini seperti sirsak, jambu mete, gaharu, dan kencana untuk melestarikan lingkungan Bukit Kejora yang merupakan salah satu tujuan wisata wisatawan, sehingga dapat berdampak positif terhadap perekonomian warga desa ini.

“Insyaallah, kalau kita melindungi alam, alam akan melindungi kita,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membantu terkait surat pengelolaannya.

Pengurus kawasan wisata juga diimbau agar dapat membuat desain kawasan seperti Bukit Pinteir dan bekerja sama dengan warga sekitar.

“Pemerintah akan mendukung. Hal-hal seperti ini jangan setengah-setengah, harus dijaga,” katanya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Beluluk, Maulud, mengatakan, kegiatan penanaman berbagai pohon di Bukit Kejora dapat agar selalu terawat alamnya sebagai salah satu kawasan wisata alam di Babel.

“Alhamdulillah, dengan perhatian pemerintah provinsi  dapat meningkatkan keasrian lingkungan dan orang yang berkunjung ke Bukit Kejora akan semakin banyak,” katanya.

Pada akhir kegiatan, Gubernur Erzaldi memberikan subsidi sebesar Rp10 juta untuk keperluan penanaman dan pengelolaan.

Penanaman 1.000 pohon ini bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Kejora, BPDASHL Batu Ruda Cerucuk, Wapri, Komunitas Sadar Alam, masyarakat, BUMDes, dan Irmas Desa Beluluk.

Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Bangka Tengah, Ketua MUI Kecamatan Pangkalan Baru, dan tokoh agama. (Ant)

Lihat juga...