Libur Panjang, Kas KSU Derami Padang Tetap Jalan

Editor: Makmun Hidayat

PADANG — Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami) Padang, Sumatera Barat, tetap menjalankan hari kas di 34 Kelompok Modal Kita atau Posdaya kendati menjalani momen libur panjang hingga penutupan Oktober 2020.

Manager Modal Kita KSU Derami Padang Margono Okta mengatakan mulai dari hari Rabu – Jumat itu cukup banyak hari kas di setiap kelompok, setidaknya ada sekitar 50 persen dari jumlah kelompok yang aktif saat ini yang melakukan transaksi hari Rabu – Jumat.

“Kami di KSU Derami telah menyepakati bahwa hari kas tetap jalan. Asisten Kredit (AK) akan mendatangi masing kelompok yang menjalani hari kas Rabu – Jumat. Kerja AK hanya menjemputnya saja,” kata Meno ketika dihubungi Cendana News di Padang, Kamis (29/10/2020).

Menurutnya sudah seharusnya hari kas di kelompok tidak terhenti, karena bila sempat terhenti, maka tunggakan kredit tidak bakalan terhindarkan. Karena jika sudah ada satu kali kosong, maka masyarakat sulit untuk membayar dobel di pekan selanjutnya.

Hal ini pun telah disampaikan oleh masing ketua kelompok atau Posdaya, agar kepada masyarakat yang telah menikmati pinjaman modal usaha tetap membayarkan kreditnya.

“Saya rasa untuk membayarkan kredit ke kelompok tidak bakal mengganggu momen liburannya. Kan bisa titip atau singgah sebentar ke lokasi kelompok, lalu silakan berlibur,” ujarnya.

Tapi melihat selama ini, masyarakat di Padang yang telah dijangkau oleh Modal Kota terbilang cukup tertib membayar kredit. Hanya saja untuk usaha yang berada di sekolah dan lokasi wisata yang agar macet pembayarannya.

“Untuk kondisi itu saya wajar, karena pelanggan mereka ada para pelajar dan wisatawan. Kita di KSU Derami sangat memahami hal tersebut,” tegasnya.

Dengan demikian, KSU Derami pun menilai hari kas tetap jalan dalam situasi libur panjang ini. Kepada AK juga telah diminta untuk bisa meluangkan waktunya untuk menjemput kredit yang telah ada di masing-masing kelompok.

“Nantinya AK tidak duduk lama di setiap kelompok hari kas Rabu – Jumat. Hanya menjemput dan catat berapa setoran kredit, dan langsung laporan ke KSU Derami,” ungkapnya.

Meno menyatakan dengan tetap jalannya hari kas dalam kondisi libur panjang itu, bukan berarti KSU Derami tidak memberikan waktu untuk menikmati liburan kepada pengurus kelompok maupun masyarakat yang menjadi anggota Modal Kita.

Akan tetapi tujuan hal itu dilakukan, agar masyarakat tidak merasa terbebani disaat harus membayarkan kredit secara double di pekan kedua nya.

“Nilai yang dibayarkan beragam, ada yang Rp150 ribu per pekannya. Jadi kalau mereka tidak bayar kredit gara-gara liburan, maka pekan depan harus bayar Rp300 ribu ke kelompok. Bagi saya nilai yang cukup besar itu, makanya diminta tetap bayar tertib setiap pekannya,” jelas Meno.

Ketua KSU Derami Gusti Ayu Ratniati mengatakan pembayaran kredit di tahun 2020 ini terbilang cukup bagus dibawah kondisi terakhir tunggakan kredit atau NPL berada di bawah angka 3 persen.

“Tahun ini masih tersisa 2 bulan lagi jadi ada kemungkinan situasi tunggakan kredit akan membaik dan bahkan bisa di bawah 2 persen,” jelas Ayu.

Dia menambahkan bahwa prosedur pembayaran kredit per pekannya adalah ketentuan yang telah diatur langsung oleh Yayasan Damandiri. Agar masyarakat dominan usaha super mikro tidak terbebani dalam pembayaran kreditnya.

“Kalau bayarnya per pekan tidak bakal terbebani, selagi usaha tetap jalan,” sebutnya. (Ant)

Lihat juga...