Libur Panjang, Kendaraan Berat Dilarang lewat Tol

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Mengantisipasi kemacetan jelang libur panjang pada 28 Oktober – 1 November 2020, pihak Polda Jateng memberlakukan larangan khusus kendaraan berat sumbu satu, dua, dan tiga, untuk tidak diperbolehkan masuk jalan tol pada (27/10/2020) hingga (28/10/2020). Larangan serupa untuk jenis kendaraan tersebut, juga diberlakukan pada pada (31/10/2020) dan (1/11/2020).

“Kita perkirakan libur panjang ini, akan dimanfaatkan masyarakat untuk mudik. Kami mengantisipasi, jangan sampai terjadi lonjakan kendaraan dan justru mengakibatkan kemacetan panjang,” papar Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafrudin di Mapolda Jateng, Jumat (23/10/2020).

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan pengawasan, terhadap kendaraan yang melintas di jalur tol, baik dari arah pintu masuk Jabar atau Jatim.

“Khususnya, dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Jadi penumpang wajib memakai masker, menjaga jarak atau maksimal 50 persen dari kapasitas tempat duduk serta tersedia hand sanitizer,” terangnya.

Sementara, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pengamanan juga dilakukan di semua pintu tol di wilayah Jateng. Pihaknya akan menempatkan personel yang menjaga di titik-titik yang sudah ditentukan.

“Jadi nanti ada pengamanan dari tol Brebes hingga pintu keluar perbatasan Jawa Timur. Selain pengamanan lalu lintas, juga ada pengamanan lain terkait dengan penanganan Covid-19. Termasuk operasi yustisi protokol kesehatan bagi para pemudik,” tuturnya.

Pihaknya juga akan mendirikan empat pos penjagaan. Masing-masing di Brebes untuk mengantisipasi kendaraan yang melalui Cirebon. Kedua pos di Banyumas, mengantisipasi arus kendaraan dari Tasikmalaya. Pos ketiga Rembang perbatasan Jatim, dan pos keempat di Tol Kalikangkung Semarang.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng, Satriyo Hidayat menyebut, hal serupa juga akan dilakukan pihaknya, dengan mendirikan tiga pos pantau. Masing-masing di exit Tol Brebes, gerbang Tol Kalikangkung dan simpang Bawen-Ambarawa.

“Kita prediksi, pergerakan pemudik mulai hari Selasa (27/10/2020). Karena, pemerintah telah menetapkan cuti bersama pada hari Rabu (28/10/2020) dan Jumat (30/10/2020) sebagai hari libur. Sementara, peringatan Maulid Nabi Muhammad jatuh pada hari Kamis (29/10/2020),” terangnya.

Dijelaskan, pos pantau tersebut didirikan, untuk melihat kenaikan volume arus lalu lintas dan melakukan rekayasa lalu lintas.

“Kenaikan jumlah kendaraan yang masuk, diperkirakan naik 10 persen hingga 40 persen, dari jumlah biasa. Kita juga koordinasi dengan pihak kepolisian setempat,” tambahnya.

Tidak hanya itu, dalam pencegahan penyebaran Covid-19, pihaknya juga akan menggelar rapid test secara sampling di Tol Kalikangkung.

“Meski tidak ada persyaratan khusus untuk masuk ke Jateng, seperti harus membawa surat bebas Covid-19, kita tetap meminta agar masyarakat yang hendak masuk ke Jateng, agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Ini menjadi kewajiban kita untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Lihat juga...