Libur Panjang, Objek Wisata di Banten Dipadati Pengunjung

Para wisatawan memadati salah satu objek wistata pantai di Kota Serang, Kamis (29/10/2020) – Foto Ant

SERANG – Sejumlah objek wisata di Banten, dipadati pengunjung dari berbagai daerah, sejak hari pertama libur panjang cuti bersama Maulid Nabi, pada 28 Oktober 2020.

Seperti di Kawasan wisata religi Banten Lama atau Kawasan Kesultanan Banten di Kecamatan Kasemen, Kota Serang pada Kamis (29/10/2020). Terlihat pengunjung mengantre di gerbang utama pintu masuk kawasan tersebut.

Sementara petugas yang berjaga, memeriksa suhu tubuh pengunjung serta memberikan imbauan, agar pengunjung mematuhi protokol kesehatan, di antaranya mengenakan masker. “Bagi wisatawan sebelum memasuki kawasan harap pakai maskernya,” kata Hasballah, salah seorang petugas yang berjaga di gerbang utama kawasan religi Banten Lama.

Agar tidak mengganggu arus lalu lintas, sejumlah anggota Satpol PP Provinsi Banten, membantu mengatur pengunjung agar tidak terjadi penumpukan. Ruli (25), pengunjung asal Kecamatan Kalideres, Kota Jakarta Barat, menyebut, telah datang bersama keluarga sejak pagi hari. Alasan berkunjung ke wisata religi Banten Lama, untuk mengisi waktu libur panjang, dan berzarah ke makam keluarga Sultan Maulana Hasanudin Banten. “Sudah datang dari pagi supaya bisa istirahat dahulu di sini sebelum ziarah,” katanya.

Sementara itu, objek wisata pantai gope, yang ada di Pelabuhan Karangantu Kota Serang, juga dipadati pengunjung. Mereka yang datang didominasi pengunjung asal Kota Serang dan sekitarnya. Di Pantai Anyer kondisinya sedikit berbeda dibanding hari biasa. Sejumlah lokasi objek wisata pantai yang terbuka untuk umum di Anyer dipadati pengunjung, yang datang dari wiiayah Banten dan DKI Jakarta. “Alhamdulillah, hari ini sudah kelihatan ramai lagi. Kemarin-kemarin sepi. Makanya, hari ini bisa jualan lagi,” kata Aliyah, seorang pedagang di Pantai Lagundi Anyer.

Para pengunjung juga terlihat tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten meminta, pemerintah kabupaten dan kota untuk memperketat pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di objek-objek wisata, pada masa libur panjang akhir pekan dan cuti bersama, 28 Oktober sampai 1 November 2020.

“Kami tetap akan melakukan pengawasan. Namun, yang lebih berwenang untuk melakukan pengawasan objek wisata selama PSBB ini kabupaten dan kota. Untuk itu, kami minta untuk objek wisata ini pengawasan protokol kesehatan harus diperketat saat libur nanti,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Agus Setiawan.

Ia mengatakan, objek wisata sangat rawan dengan munculnya kerumunan warga, yang berpotensi memunculkan klaster baru. (Ant)

Lihat juga...