Libur Panjang, Penumpang KA di Daop 5 Purwokerto Meningkat

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Memasuki libur panjang akhir bulan Oktober ini, jumlah penumpang kereta api (KA) di wilayah Daop 5 Purwokerto mengalami kenaikan cukup siginifikan, baik penumpang yang naik maupun turun.

Dari data Daop 5 Purwokerto, kenaikan penumpang mulai terjadi hari Selasa (27/10/2020) lalu dan terus bertambah hingga hari ini.

Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto mengatakan, hari Selasa lalu jumlah penumpang yang naik di wilayah Daop 5 Purwokerto total ada 2.237 orang dan yang turun ada 3.876 orang. Jumlah tersebut mengalami kenaikan pada hari Rabu (28/10/2020), di mana jumlah penumpang naik mencapai 2.752 orang dan yang turun ada 4.749 orang.

Supriyanto menyebut, pada hari biasa sebelum memasuki masa libur panjang, jumlah penumpang naik dan turun di wilayah Daop 5 Purwokerto hanya pada kisaran 1.700 hingga 2.400 an orang. Kecuali pada akhir pekan penumpang naik dan turun bisa mencapai lebih dari 2.500 orang. Sehari sebelum masa libur panjang, pada Senin (26/10/2020) misalnya, jumlah penumpang naik hanya 2.112 orang dan yang turun ada 2.127 penumpang.

“Baik penumpang naik maupun turun mengalami kenaikan, karena libur panjang mulai 28 Oktober sampai 1 November,” jelasnya, Kamis (29/10/2020).

Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, Kamis (29/10/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

Lebih lanjut Supriyanto mengatakan, untuk perjalanan KA periode  27 Oktober hingga 1 November, tiket yang terjual sudah mencapai 50 persen dari kapasitas yang disediakan. Paling banyak pembelian tiket untuk KA tanggal  27-28 Oktober dan 1 November.

Pada libur panjang akhir Oktober ini, PT KAI menambah perjalanan KA untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang. Jumlah perjalanan KA jarak jauh yang melayani pelanggan pada periode 27 Oktober  sampai dengan 1 November 2020, total ada 505 KA.

Beberapa KA favorit yang banyak dipesan penumpang antara lain, KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi – Gambir pp, KA Argo Parahyangan relasi Bandung – Gambir pp, KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng – Jakarta Kota pp, KA Kertajaya relasi Surabaya Pasarturi – Pasar Senen pp, dan berbagai KA lainnya. Peningkatan jumlah perjalanan KA ini secara otomatis menambah jumlah tempat duduk yang sediakan yang juga naik 13 persen.

Sementara itu, untuk wilayah Daop 5 Purwokerto, ada 18 KA yang melintas selama libur panjang, antara lain KA Kamandaka relasi Purwokerto – Semarang Tawang pp,  KA Joglosemarkerto relasi Solo – Purwokerto – Tegal – Semarang Tawang – Solo pp, KA Serayu Pagi relasi Purwokerto – Kroya – Kiaracondong – Pasar Senen pp, KA  Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo – Kiaracondong pp, KA Serayu Malam  relasi Purwokerto – Kroya – Kiaracondong – Pasar Senen pp dan lain-lain.

Disinggung terkait potensi munculnya kerumunan terkait peningkatan jumlah penumpang, Supriyanto mengatakan, pihaknya selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari penggunaan masker, penerapan physical distancing, kewajiban tes PCR bagi seluruh penumpang, serta penyediaan wastafel portabel dan hand sanitizer di titik-titik strategis stasiun dan kereta api.

“Pembersihan seluruh rangkaian kereta setelah beroperasi juga rutin kita lakukan, termasuk pada bagian dalam KA,” terangnya.

Salah satu penumpang, Ambarana mengatakan, ia merasa lebih nyaman mengunakan KA saat bepergian, terlebih jika membawa anak-anak seperti libur panjang kali ini. “Di kereta jumlah penumpang jelas dibatasi, jadi masih tetap bisa menjaga jarak, itu yang membuat kami nyaman,” tuturnya.

Lihat juga...